Selebtek.suara.com - Setelah semakin ramainya seruan tentang boikot Lesty Kejora, lantaran pencabutan gugatan yang dilakukan oleh Lesty kepada Rizky Billar, kini KPI buka suara perihal tersebut.
Melansir dari akun instagram @lambegosiip, terlihat Nuning Rodiyah selaku Komisioner KPI Pusat Bidang kelembagaan, menyebutkan bahwa tidak semudah itu untuk melakukan boikot pada seseorang.
"Kalau dalam konteks ini akan diterima atau tidak maka kami akan menjalankan tugas sesuai dengan fungsi dan kewenangan kami. Apakah harus boikot? Tentu ada mekanismenya yang harus kami tempuh," kata Nuning di Jakarta, pada Senin (17/10).
Nuning menegaskan bahwa KPI berdiri dengan netral dan tidak memihak salah satu pihak manapun.
"Kami juga sebagai representasi publik akan berdiri netral, bahwa kita tidak berpihak oleh salah satu pihak manapun, dalam kebijakan yang akan kita ambil" ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa dalam mengambil sebuah keputusan itu harus dengan berbagai pertimbangan.
"Tentunya KPI ini dalam mengambil keputusan ada banyak pertimbangan. Yaitu pertimbangan dari aspirasi publik, yang berikutnya adalah pertimbangan-pertimbangan yang regulatif" tuturnya.
Kalau dirasa penampilan publik figur yang sedang diperbincangkan ini meresahkan publik, dan kemudian mengglorifikasi, atau bahkan manafikan tentang upaya-upaya dalam penghapusan kekerasan dalam rumah tangga, maka tentunya kami akan melakukan evaluasi" sambungnya.
Pada unggahan tersebut, terlihat para Netizen yang juga tidak setuju dengan adanya petisi soal pemboikotan Lesty Kejora.
Baca Juga: Tata Janeeta Bimbang Saat Sang Suami Minta Tambah Anak, Kenapa?
@rw_yovi: Lagian ga jelas kenapa jg si lesty ikut di boikot cm gara-gara dia ngurusin rumtang dia sendiri, dia laporin dia yg cabut neti yg marah, apa harus si lesty sujud sujud sembah2 mohon mohon ampunan ke seluruh netijen kan ga mungkin dan ngapain harus ke gtu org itu urusan rumtang org koq
@achieraka: Emang lesti salah apa, wooy itu hidup dia kenapa para netizen yang maha benar kalian yg repottt,lesti yg jalanin hidup nya,kita mah hanya penonton.g usah ngurusin, doa aja kalau kalian masih punya hati nurani mah,doa kan yg terbaikjangan menutupi rezeky orang
@eciwahyuni: Kasian sih mutusin rejeki orang boleh aja dihukum tapi ga perlu berlebihan dengan memutuskan rejeki orang, toh dengan banyak nya hujatan pun mereka udh kena hukuman nya
@airin_krista: Netizen kadang2 pada sok bener.. Yg d boikot noh yg suka koar2 jelek2in hidup orang lain. Pada pansos sama lesti.. Numpang nama atas musibah lesti. Di tik tok banyak yg sok yes maki2 lesti diri sendiri ap kabar?
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Menaker Sambangi PT Bukit Asam, Tegaskan Pentingnya SDM Unggul dan Keselamatan Kerja
-
Semen Baturaja Buka Suara soal Penetapan Tersangka oleh Kejati Sumsel, Tegaskan Komitmen GCG
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Kansas City Diserbu 650 Ribu Fans Piala Dunia 2026, Pemkot Gratiskan Alat Transportasi Publik
-
Mencekam! 9 Fakta Bus Terjun ke Sungai di Tanggamus Saat Lewati Jembatan Gantung
-
Pemprov Sumbar Bongkar Bangunan Langgar RTRW di Batang Anai, Eksekusi Mulai 16 Februari
-
7 Fakta Mengejutkan Penangkapan Dua Oknum TNI di Babel, Diduga Terlibat Pengiriman Timah
-
Kronologi Penerima Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Tewas Usai Tabrakan di Pacitan
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak