Selebtek.suara.com - Nama Dito Mahendra menjadi perbincangan publik karena menjadi sosok yang melaporkan Nikita Mirzani atas tuduhan pencemaran nama baik. Akibat laporannya, ibu tiga anak itu resmi ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang pada Selasa (25/10/2022).
Nikita Mirzani menjadi tahanan Rutan Kelas IIB Serang selama 20 hari ke depan terhitung sejak 25 Oktober hingga 13 November 2022.
Saat hendak ditahan, Nikita Mirzani sempat meluapkan amarahnya di kantor Kejari Serang. Ia berteriak-teriak histeris menanyakan soal Dito Mahendra, sosok yang diduga menjadi penyebab dirinya dipenjara.
"Gak mau. Siapa dia bang. Siapa Dito Mahendra, siapa? Berapa kalian dibayar?," teriak Nikita Mirzani dikutip dari akun Instagram @lambe_turah.
Berikut profil Dito Mahendra, dirangkum dari berbagai sumber yang ternyata bukanlah orang sembarangan.
Profil Dito Mahendra
Memiliki nama asli Mahendra Dito Sampurno, sosok Dito Mahendra disebut-sebut sebagai kekasih dari penyanyi Nindy Ayunda. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, Dito merupakan seorang pengusaha.
Ia pernah menghadiri ulang tahun Nindy Ayunda ke-33, pada 10 Januari 2022 lalu. Penyanyi itu menyebut bahwa sang kekasih adalah cucu jenderal.
Hal itu terungkap dari rekaman suara milik Nindy Ayunda yang pernah dibocorkan akun Instagram @sailormoon.realwinner.
Dalam rekaman pembicaraan tersebut Nindy mengatakan kepada ibunya bahwa Dito adalah sosok yang lahir dari keluarga kaya.
"Keluarga kaya, dia punya taman mini juga itu. Kakeknya jenderal," kaya Nindy dalam rekaman itu.
Kakek Dito Mahendra
Melansir Depok.suara.com dari berbagai sumber, Dito Mahendra berasal dari keluarga terpandang dan cukup disegani di era Soeharto. Usut punya usut, kakek Dito, yakni Brigjen Sampurno rupanya adalah orang kepercayaan keluarga Cendana.
Brigjen Sampurno sempat menempati posisi yang cukup strategis. Di antaranya, sempat dipercaya sebagai Atase Kebudayaan Republik Indonesia, di Norwegia dan Kuala Lumpur Malaysia.
Selain itu, almarhum Sampurno juga sempat ditunjuk sebagai pengelola Taman Mini Indonesia Indah atau TMII selama 18 tahun. Saat itu posisinya tak tanggung-tanggung, yakni General Manager.
Dito Mahendra menjadi saksi kasus suap dan gratifikasi
Profil Dito Mahendra memang cukup sedikit di dunia maya. Di internet hanya disebutkan kalau sosok ini pernah menjadi saksi kasus suap dan gratifikasi terkait pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA) pada 2020 lalu.
Saat itu ia menjadi salah satu dari tiga orang saksi. Ketiga orang saksi itu antara lain Direktur PT Delta Beton Indonesia tahun 2016 Roy Tanuwidjaja, serta 2 orang wiraswasta, yakni Moh Suli dan Mahendra Dito.(*)
Berita Terkait
-
Nikita Mirzani Masuk Sel Tahanan Isi 8 Orang, Kepala Rutan: Semua Sama Saja!
-
Kehidupan Nikita Mirzani di Sel Tahanan, Tak Diperlakukan Spesial Bahkan Tinggal dengan 8 Tahanan
-
Ini Ucapan Nikita Mirzani yang Buat Dito Mahendra Meradang dan Lapor Polisi
-
Pengacara Ungkap Alasan Nikita Mirzani Ngamuk di Kejari Serang: Biar Allah yang Turun Tangan
-
Alasan Nikita Mirzani Ditahan: Agar Tak Melarikan Diri
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel