/
Rabu, 02 November 2022 | 16:28 WIB
Terdakwa Kuat Maruf jalani sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J di PN Jaksel (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa)

Selebtek.suara.com - Salah satu sosok yang menjadi sorotan dalam pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J adalah Kuat Maruf. Hal ini karena pria yang hanya berprofesi sebagai sopir Ferdy Sambo punya pengaruh besar.

Ia bahkan mampu menyentuh tubuh Putri Candrawathi dan menginstruksikan agar melaporkan peristiwa di Magelang ke Ferdy Sambo. Padahal jika dilihat, orang yang dituduh Kuat jauh memiliki pangkat.

"Kuat ini siapa? Sopir kan? Kok berani dia pegang tubuhnya majikannya? Masuk akal nggak?," tanya hakim Wahyu kepada asisten rumah tangga Ferdy Sambo, Susi, Senin (31/10/2022).

Kedekatan Putri dan Kuat ini pun memicu pertanyaan publik. Sebenarnya siapa Kuat Maruf? 

Pertanyaan ini lalu dijawab oleh kuasa hukum Kuat, Irwan Irawan di Pengadilan Negero Jakarta Selatan, Rabu (2/11/2022).

Ia menerangkan power Kuat Maruf di keluarga Ferdy Sambo karena Kuat sudah lama bekerja sebagai sopir. Setidaknya sudah 10 tahun ia berada di keluarga mantan Kadiv Propam tersebut.

Penampakan Kuat Maruf saat menjalani sidang sebagai terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J. (Suara.com/M Yasir) (sumber:)

"Jadi Kuat ini 10 tahun dia kerja, sempat dia istirahat 2 tahun karena Covid. Setelah lebaran, baru dia masuk lagi, dia ditugaskan di Magelang," tutur Irwan.

Kuat Maruf pun menjadi saksi bagaimana perjalanan karir Ferdy Sambo sejak menjabat sebagai Kasat Reserse di Bogor hingga kini Ferdy Sambo menjadi Jenderal.

"(Kuat Ma'ruf bekerja) sejak Pak FS bertugas di Bogor, tahunnya saya lupa. Sejak jadi Kasat Reserse di Bogor, sudah 10 tahun lalu, sudah lama. Terakhir dia menjadi jenderal kan," tuturnya.

Baca Juga: Awas! BPOM Temukan 6.001 Tautan Obat Berisiko Merusak Ginjal, Ini Zat Berbahayanya

Karena saking dekatnya dengan keluarga Ferdy Sambo, banyak fungsi-fungsi asisten rumah tangga di keluarga tersebut juga dikerjakan oleh Kuwat. Jadi dilihat dari lamanya ia bekerja, Kuat lebih senior dibandingkan ajudan Ferdy Sambo.

Namun, saat ditanya soal kedekatan antara Kuwat dan Putri Candrawathi, Irwan menegaskan jika hubungan keduanya hanya sebatas ART dan majikan.

"Ya hubungan secara personal ya majikan dengan bawahan, dengan ART lah, tidak ada dekat atau tidak dekat," tegas Irwan.

Dalam persidangan ibu dari Brigadir J juga sempat mempertanyakan kubungan Kuwat Maruf dengan Putri. Nampaknya sang ibu korban curiga jika Kuat memiliki hubungan lebih dari ART dan majikan.

"Ada apa kamu dengan si Putri itu, Kuat Ma'ruf? Ada apa? Siapa kamu di dalam itu? Siapanya si Putri kamu? Sampai kamu mendesak, mengatur si Putri," cecar Rosti.

"Saya orang kecil saja tidak diperbolehkan orang lain mengatur, apalagi kepada istri yang bukan istri kita. Ini diingat ya, dicamkan dalam-dalam, bagaimanapun pintarnya atasanmu itu membuat skenario, Tuhan akan melihat," pungkasnya. (*)

Load More