Selebtek.suara.com - Sahabat Polisi Indonesia mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan terkait laporan yang dilayangkan terhadap Baim Wong dan Paula Verhoeven.
Eko dan Silvia selaku perwakilan Sahabat Polisi Indonesia mengatakan, pihaknya ingin mengetahui perkembangan kasus prank KDRT Baim Wong dan Paula Verhoeven yang dilaporkan pada 3 Oktober lalu.
"Agenda hari ini yaitu kita bertanya kepada pihak penyidik terkait dengan kasus perkembangan asus pelaporan perbuatan laporan palsu yang dilakukan oleh Baim Wong dan Paula," ujar Eko selaku perwakilan Sahabat polisi indonesai, dikutip dari YouTube Seleb Oncam News, Rabu (2/11/2022).
Sahabat Polisi Indonesia mengaku sangat mengapresiasi kinerja polisi, karena kasus tetap berjalan sesuai prosedur.
"Kasus tetap dijalankan sesuai prosedur. InshaAllah sudah akan naik ke penyidikan," kata Eko.
"Kami berharap setiap proses hukum yang ad adi Indonesia harus sesuai berjalan dengan apa yang menjadi ketentuan hukum.
Mereka mengaku hingga saat ini belum ada komunikasi antara pihak Sahabat Polisi Indonesia dengan Baim Wong.
Namun pihaknya tidak menutup kemungkinan jalan damai apabila Baim Wong meminta.
"Selama ini kami belum ada komunikasi dengan pihak Baim Wong," kata Eko.
Baca Juga: 5 Potret Gisela Cindy, Mantan Artis Cilik yang Menginspirasi karena Punya Karier Bagus di Kanada
"Kami juga manusia, sama warga masyarakat. Itu nanti bisa kita rundingkan atau bicarakan pada kesempatan berikutnya," lanjutnya.
Namun ia belum bisa memastikan apakah pihaknya akan memaafkan Baim Wong atau tetap melanjutkan kasus tersebut.
"Nanti kami bicarakan dengan pimpinan Sahabat Polisi Indonesia," pungkas Eko.
Baim Wong dan Paula Verhoeven terancam pidana
Baim Wong dan Paula Verhoeven resmi dilaporkan oleh Sahabat Polisi Indonesia ke Polres Jakarta Selatan usai membuat konten prank polisi soal KDRT karena dinilai sudah melecehkan institusi polisi.
Konten tersebut diunggah melalui akun YouTube Baim Wong pada 1 Oktober 2022 lalu namun kini video tersebut telah dihapus.
Berita Terkait
-
Update Kasus Prank KDRT Baim Wong, Pihak Kepolisian Beri Penjelasan: Saksi Sementara Ini Ada Tujuh
-
7 Gaya Paula Verhoeven Jalani Ibadah Umrah, Disanjung Cantik saat Menggunakan Cadar Hitam
-
Dicecar Raffi Ahmad Apakah Pernah Gunakan Narkoba? Baim Wong: Dikit
-
Kembali Kunjungi Tanah Suci Mekah, Penampilan Paula Verhoeven Bercadar Curi Perhatian
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Jelang F1 GP China 2026: 4 Tim Ini Berpeluang Raih Kemenangan
-
AS Serang Jantung Ekonomi Iran di Pulau Kharg, Harga Minyak Capai 150 dolar AS per Barel?
-
Promo Sepatu di Ramayana, Diskon Gila-gilaan Jelang Lebaran Spesial Potongan 50 Persen
-
Poco F8 Pro Buktikan Gaming Rata Kanan: Snapdragon 8 Elite, Baterai 6210mAh, Siap Libas Game Berat
-
Membaca Sisi Liar: Menguak Kejahatan di Balik Hutan Indonesia
-
Senin 16 Maret 2026 Bank Tutup atau Buka? Cek Jadwal Operasional BRI hingga BCA
-
Strategi Daihatsu Atasi Kredit Mobil Ditolak Perusahaan Pembiayaan
-
Mudik Tak Lagi Riuh: Potret Lesu Terminal Sukabumi di Tengah Gempuran Ekonomi dan Travel Gelap
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara
-
Cara dan Syarat Mengajukan KUR BRI 100 Juta, Cocok untuk Kembangkan Usaha Setelah Lebaran