Selebtek.suara.com - Pengacara keluarga Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat, Kamaruddin Simanjuntak geram dengan pernyataan kuasa hukum Putri Candrawathi, Febri Diansyah yang menduga kliennya memiliki kepribadian ganda.
Menurut salah satu tim kuasa hukum Ferdy Sambo-Putri Candrawathi itu, perilaku Yosua di lingkungan keluarga bisa saja berbeda apabila ia bersama teman-temannya.
Menanggapi pernyataan tersebut, Kamaruddin memberikan jawaban yang menohok. Ia menilai serangan dari kubu Sambo hanya bertujuan untuk membunuh karakter Yosua.
"Mereka melihat karena Yosua ini terlalu sempurna, maka mereka menciptakan hoaks," kata Kamaruddin dikutip dari YouTube KOMPASTV, Jumat (11/11/2022).
Menurutnya, justru Ferdy Sambo lah yang memiliki kepribadian ganda. Ia pun memaparkan alasannya.
"Sekarang kita lihat yang gila siapa atau yang berkepribadian ganda seperti tuduhan mereka siapa," ujar Kamaruddin.
"Ferdy Sambo itu kan penegak hukum, tugas dia memberantas kejahatan hukum, tugasnya melindungi rakyat tapi yang dia lakukan membunuh ajudan. Itukan kepribadian ganda. Di sisi lain dia penegak hukum, di sisi lain membinasakan anak buah," beber Kamaruddin.
"Tugas polisi itu adalah pelindung masyarakat. Memberantas judi, narkoba dan kejahatan lainnya. Tetapi dia malah bermain di area judi. Kalau orang setor ke 303 dia tidak berantas. Tapi kalau tidak setor ditangkapi, kan begitu. Di satu sisi dia penegak hukum memberantas kejahatan di sisi lain dia memelihara kejahatan," lanjutnya.
Tidak hanya itu, Kamaruddin juga menyebut Ferdy Sambo orang yang temperamental. Hal ini untuk membantah tuduhan ART Susi yang menyebut Yosua memiliki kepribadian yang temperamental.
Baca Juga: Jessica Iskandar Jual Tas Chanel via Instagram, Warganet: Kalo Olga Syahpurra Masih Hidup...
"Yang temperamental itu adalah Ferdy Sambo, dia dihasut oleh Kuat Ma'ruf, dihasut oleh istrinya. Tanpa bertanya langsung membunuh. Kalau dia tidak temperamental harusnya dia bertanya, panggil semua satu persatu, ditanyain satu persatu, lihat gak, alamin gak, dimana, apa perbuatannya," tutur Kamaruddin.
"Kalau yakin ada perbuatan pidana maka lapor polisi, karena yang berhak mengusut kejahatan adalah polisi," tandasnya.
Tuduhan terkait kepribadian Yosua ini dilontarkan dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Dalam kasus tersebut, lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka, yaitu Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Kuat Ma'ruf, Ricky Rizal dan Richard Eliezer.(*)
Tag
Berita Terkait
-
Respons Pernyataan Fahri Hamzah soal Bandar Gagalkan Deklarasi Koalisi, Surya Paloh Seloroh Bawa-Bawa Nama Sambo
-
Mulai Pecah Kongsi, Sifat Jelek Ferdy Sambo Dikuliti Pembantunya
-
PHL Propam Ariyanto Bongkar Sifat Ferdy Sambo: Saya Kenal Sejak Masih Pangkat Kombes, Dia Temperamen
-
Banyak Kontroversi, Saksi Ferdy Sambo Sebut Brigadi J Seorang Tempramen
-
Mengandung Bawang! Anak Ferdy Sambo ke Ayahnya: My Hero, Forever and Always
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta