/
Minggu, 04 Desember 2022 | 15:46 WIB
Cristiano Ronaldo (Dok. Twitter/Celecao)

Selebtek.suara.com - Kapten timnas Portugal Cristiano Ronaldo buka suara terkait gesture yang dibuatnya saat dirinya diganti saat laga kontra Korea Selatan. CR7 mengatakan, gestur tersebut bukan ditujukan untuk pelatih Fernando Santos, melainkan kepada lawan yang mendesaknya untuk meninggalkan lapangan.

Ronaldo menjelaskan kejadian tersebut untuk meluruskan duduk perkara agar pelatih Portugal tidak salah sangka seperti situasi yang terjadi pada konferensi pers pasca pertandingan.

Mengutip Marca, kapten timnas Portugal ini mengatakan kepada lawannya untuk tutup mulut karena ia tidak memiliki wewenang menyuruhnya meninggalkan lapangan.

"Pemain Korea itu mengatakan kepada saya untuk pergi dan saya mengatakan kepadanya untuk tutup mulut karena dia tidak memiliki wewenang," ujarnya.

"Tidak perlu ada kontroversi. Panasnya pertandingan. Apa pun yang terjadi, segalanya selalu tetap di lapangan. Yang terpenting adalah kami harus bersatu. Kami berada di fase selanjutnya. Tidak hanya para pemain, tapi juga orang Portugis harus percaya diri," bebernya.

Cristiano Ronaldo (sumber: Twitter / @Dominicksalamb1)

Sementara itu, klarifikasi dari Fernando Santos semakin memperkuat penjelasan Ronaldo bahwa sang kapten memang marah dengan lawan yang menghinanya.

"Ronaldo marah dengan pemain Korea yang menghinanya dan menendangnya keluar lapangan. Dia menanggapinya, itu sangat normal. Saya mendengar apa yang dikatakan orang Korea, dalam bahasa Inggris, dan saya tidak meragukannya," klarifikasinya dalam konferensi pers.

"Ronaldo menjawab 'kamu pasti sangat terburu-buru agar aku pergi'. Pepe bahkan mengejar pemain Korea untuk itu,” imbuhnya.

Baca Juga: Kondisi Judika Memburuk, Alami Demam Tinggi Hingga Dokter Minta Berhenti Bernyanyi! Apa yang Terjadi?

Load More