/
Rabu, 14 Desember 2022 | 06:42 WIB
Wali Kota Blitar Santoso (istimewa)

Selebtek.suara.com - Perampokan dirumah dinas Wali Kota Blitar Senin (12/12/2022) pukul 03.00 WIB menyita perhatian publik. Menurut Wali Kota Blitar Santoso, pelaku garong berjumlah tiga orang. Selain menganiaya dan merampok, para pelaku juga mengancam akan menelanjangi istrinya, Feti Wulandari. 

Santoso menuturkan, tiga perampok itu tiba-tiba gedor-gedor pintu kamar dan kemudian memaksa masuk. Selanjutnya menyekap dirinya dan sang istri. 

Setelah itu para perampok menganiaya dirinya dan memaksa untuk menyerahkan uang tunai dan benda berharga di brankas.  

“Waktu itu sempat dia ngomong, kalau tidak segera menunjukkan, istri saya mau ditelanjangi. Dia ngancam seperti itu,” ujar Santoso saat menggelar jumpa pers di rumah dinasnya di Jalan Sodanco Supriyadi, Selasa (13/12/2022).

Karena dibawah ancaman, Santoso pun tidaik berpikir panjang dan sangat mencemaskan keselamatan sang istri, Feti. 

“Saya berpikir, bagaimana keselamatan istri saya kalau sampai dia melakukan hal-hal yang tidak baik. Kan kasihan nanti,” ujarnya.

Setelah menggasak uang tunai Rp 400 juta dan perhiasan di tas, para perampok juga mempreteli perhiasan gelang, kalung dan cincin di tubuh Feti.  

Ketiga garong itu juga memaksa Santoso untuk menunjukkan lokasi ruang CCTV. Kemudian para perampok mengambil decoder di ruang itu dan kabur. 

Usai perampok kabur, Santoso mencoba teriak untuk minta tolong, namun ia tak tahu jika petugas keamanan, yakni Satpol PP sudah lebih dulu dilumpuhkan para perampok. 

Baca Juga: Kroasia Langsung Dijatuhi Sanksi FIFA Usai Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2022

Load More