Selebtek.suara.com – Seorang pria di Zimbabwe rela malakukan aksi puasa berhari-hari demi mendapatkan mobil Lamborghini impiannya.
Untuk memaksimalkan aksi puasanya, pria bernama Mark Muradzira ini mengasingkan diri ke sebuah gunung agar tidak tergoda dengan makanan.
Setelah ditelusuri, mobil Lamborghini yang ia inginkan ternyata akan diberikan oleh sang pacar. Karena rasa cintanya kepada sang pacar, Mark Muradzira rela melakukan aksi berpuasa selama 40 hari untuk memenuhi keinginan sang pacar.
Dalam kepercayaan Mark, ia meyakini bahwa tuhan akan memberikannya mobil Lamborghini jika ia menunaikan puasa selama 40 hari.
Mark merupakan Pemimpin Gereja Kebangkitan Suci di Kota Bindura, Provinsi Mashonaland Tengah, Zimbabwe Tengah.
Mark Muradzira ditemukan lemas oleh rekannya di hari ke-33 ia berada di gunung. Para rekan yang mengkhawatirkannya mencoba melacak dan mengunjungi Mark.
Setelah ditemukan lemas, Mark akhirnya dibawa ke rumah sakit Kota Bindura untuk mendapatkan pertolongan.
Berita mengenai Mark pun menyebar ke para jemaat gereja. Para jemaat berniat untuk mengumpulkan donasi agar Mark bisa mewujudkan cita-cita untuk membelikan mobil mewah kepada sang kekasih.
Namun sayang, karena harga Lamborghini sangat mahal, para jemaat pun akhirnya lebih memilih agar donasi tersebut diberikan untuk kesembuhan dan perawatan Mark.
Baca Juga: Kumpulan Link Twibbon Khusus Rayakan Tahun Baru 2023
Pemimpin gereja sangat menyayangkan perilaku Mark. Ia akan lebih menghargai jika Mark berpuasa untuk mendapat pekerjaan karena ia merupakan pengangguran.
Menurut hasil penelusuran, kisah ini terjadi pada Mei tahun 2021 lalu.(*)
Berita Terkait
-
The Best 5 Oto: Arrivederci Lamborghini Aventador, Renault Austral Siap Edar, Roadmap Mobil Listrik Korea Selatan
-
Masa Produksi Lamborghini Aventador Resmi Berakhir, Bagaimana dengan Gelegar Mesin V12 Andalannya?
-
Pria Ini Pergoki Anak Kecil yang Berswafoto dengan Lamborghini Miliknya, Sikap Empatinya Banjir Pujian
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026