Selebtek.suara.com – Pulau Sumatera terdiri dari 10 provinsi yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung dan Lampung.
Namun beberapa waktu lalu warga Sumatera Barat dihebohkan karena beredar surat usulan penambahan provinsi Sumatera Tengah.
Kehebohan ini terjadi karena pihak pengusul akan mengklaim beberapa wilayah di Sumatera Barat untuk menjadi bagian dari wilayah Sumatera Tengah.
Diantara wilayah Sumatera Barat yang akan diklaim nantinya yaitu Kabupaten Dharmasraya, Solok Selatan dan Sijunjung.
Surat usulan dengan perihal pemekaran Provinsi Sumatera Tengah itu ditujukan untuk Presiden Republik Indonesia dan tembusan kepada sejumlah lembaga tinggi negara seperti Ketua DPR RI, Ketua DPD RI, Menteri Dalam Negeri, serta Gubernur Sumatera Barat, Riau dan Jambi.
Menurut akun Instagram @infosumbar, surat usulan itu ditandatangani oleh seorang tokoh di daerah Dharmasraya Sumatera Barat.
Namun walaupun ditandatangani oleh salah seorang warganya, Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan mengaku tidak tahu perihal surat usulan Pemekaran Wilayah Sumatera Tengah itu.
Dengan beredarnya surat ini tentunya memancing amarah warga Sumatera Barat. Banyak yang tidak terima jika wilayah mereka diubah menjadi Sumatera Tengah.
Menurut warga, alangkah lebih baik jika surat pengajuan tersebut berisikan permohonan untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak, salah satunya perbaikan jalan.
Baca Juga: Nakal di Usia Muda, Denny Sumargo Habiskan Uang 35 Miliar Untuk Lakukan Ini: Kecanduan
Ada pula yang berpendapat bahwa pihak yang mengajukan usulan hanya ingin menjadi pejabat petinggi di wilayah Sumatera Tengah itu.
Selain Sumatera Barat, beberapa wilayah lain seperti di Provinsi Jambi dan Riau juga turun akan di klaim jika pemekaran ini disetujui. Wilayah Jambi yang akan diklaim yaitu Kota Jambi, Kabupaten Jambi dan Muaro Bungo. Sedangkan di Provinsi Riau ada Kabupaten Kuantan Singingi.
Dengan perpaduan Sumatera Barat dan provinsi lain menjadi Sumatera Tengah itu membuat warga Sumatera Barat mempertanyakan mengenai identitas Minangkabau yang selama ini melekat pada diri mereka.(*)
Berita Terkait
-
Mengenal Festival Pamenan Anak Nagari, Jalan Menghidupkan Kembali Identitas Budaya Minangkabau
-
Film Dokumenter Surau dan Sasaran Tayang Perdana, Sutradara S Metron: Semoga Kelak Jadi Subjek Wisata!
-
Heboh Parkir Rp 372 Ribu Bayar ke Rekening Pribadi Petugas Bandara Minangkabau, Ternyata Ini Masalahnya
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
TNI Dikirim ke Gaza, Misi Damai atau Jebakan Perang Maut Lawan Hamas?
-
Shazam!: Ketika Kekuatan Dewa Bertemu dengan Jiwa Remaja yang Jenaka, Sahur Ini di Trans TV
-
Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Dibuka, Dapat Uang Saku hingga JKK-JKM
-
4 OOTD Layering Ala Bae In Hyuk, Minimalis tapi Tetap Fashionable
-
3 Cara Memakai Blush On agar Terlihat Muda dan Wajah Lebih Segar
-
Lawan Bayern Munich di 16 Besar, Atalanta Ogah Gemetar Hadapi Harry Kane Cs
-
The Legend of Tarzan: Kembalinya Sang Raja Rimba dan Isu Kolonialisme, Malam Ini di Trans TV
-
Kecewa Tak Ditemui Kapolri, BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Ancam Gelar Aksi Lebih Besar
-
Hasil Drawing 16 Besar Liga Champions: Man City vs Real Madrid, Chelsea Tantang PSG
-
Hukuman Pelaku atau Perbaikan Sistem? Menolak Narasi "Oknum" yang Berulang