Selebtek.suara.com – Tiktok menjadi salah satu aplikasi yang paling diminati masyarakat saat ini. Dahulu dikenal dengan konten ‘joget-joget’ yang dianggap tidak berfaedah, kini tiktok menjadi incaran para konten kreator untuk mendapatkan pundi-pundi.
Selain berisi konten khasnya yaitu joget, kini tiktok mulai naik level. Banyak hiburan maupun edukasi yang bisa didapat melalui tiktok. Aplikasi ini juga memiliki fitur stitch konten dari konten kreator tiktok lainnya.
Salah seorang dokter yang dijuluki ‘dokter spesialis tiktok’ juga turut menggunakan fitur ini untuk memberi edukasi kepada para orangtua dan ibu muda. Pada salah satu kontennya, dokter muda dengan nama akun Ayman Alatas membuat konten yang membuatnya emosi.
Dalam video, tampak seorang bayi yang diberi makan MPASI oleh seseorang yang diduga orang tua dari sang bayi.
“Gemoy lagi makan siang bestie,” tulis seseorang dalam video itu.
Umumnya, seorang bayi diberikan MPASI atau Makanan Pendamping ASI ketika usianya sudah memasuki 6 bulan atau lebih. Namun dalam kasus yang viral di tiktok ini sang bayi tampaknya masih belum genap berusia 6 bulan.
Hali ini lah yang membuat dokter Ayman emosi. Ia mengatakan jika seorang bayi terlalu cepat diberi MPASI, maka ada kemungkinan bayi itu akan tersedak, pencernaan terganggu atau komplikasi. Yang paling menakutkan, bayi itu bisa saja meninggal.
Bukan hanya sang dokter yang emosi, netizen pun turut meluapkan kekesalannya di kolom komentar. Terlebih saat melihat porsi makanan yang masuk ke dalam mulut bayi itu terbilang cukup banyak dan seperti tidak sesuai dengan usianya.
“Makanan di mulutnya ada blm abiss udh di kasih lagi yaallah,” Ucap salah seorang netizen.
Baca Juga: Tora Sudiro dan Mieke Amalia Kompak Bolehkan Anak Minum Alkohol, Ternyata Begini Alasannya
Emosi netizen juga disebabkan karena bayi itu diberi makan yang banyak saat posisinya sedang berbaring.
Melansir dari alodokter, salah satu tanda jika seorang bayi telah siap diberikan MPASI yaitu ketika bayi itu bisa duduk dan menegakkan kepalanya sendiri.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
WU The Series Akhirnya Tayang, Intip Sinopsis dan Deretan Bintangnya
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Mengolah Sampah Organik Jadi Bernilai Ekonomi, Ini Langkah Sederhananya
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Film Agak Laen: Menyala Pantiku Akhirnya Masuk Netflix, Catat Tanggal Penayangannya
-
Respons Kelme Soal Nameset Jersey Timnas Indonesia Copot di FIFA Series 2026
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
37 Kode Redeem FC Mobile Aktif 6 Mei 2026, Ada Hadiah OVR Tinggi hingga 119
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026