Selebtek.suara.com - Kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur yang diduga dilakukan mama muda, Yunita Sari menemui babak baru. Kini dua keponakan suami Yunita ikut terseret dalam kasus ini.
Sebelumnya, pihak keluarga Yunita bersikeras bahwa mama muda yang kini ditetapkan tersangka oleh polisi ini tidak melakukan pencabulan. Keluarga meyakini bahwa Yunita lah yang diperkosa oleh anak-anak.
Hal ini diungkapkan oleh kakak kandung Yunita yang bernama Meri. Menurut Meri, adiknya justru sebagai korban pemerkosaan yang diduga didalangi oleh dua keponakan suami Yunita yang berinisial D dan DS.
Meri bercerita, mulanya 8 anak sempat tidak mengakui telah memperkosa Yunita saat diinterogasi di rumah ketua RT setempat. Namun akhirnya, dua keponakan suami Yunita itu akhirnya mengaku dan berkata jujur.
"Setelah diperjelas lagi, akhirnya keponakan Aprianto (suami Yunita) berkata jujur dan mengakui kesalahan yang telah melakukan hal negatif terhadap Yunita di dalam kamar bersama rekannya delapan orang," ungkap Meri, seperti dikutip suara.com.
Ketika itu, lanjut Meri, adiknya yang sedang beres-beres rumah tiba-tiba didatangi 8 anak yang kemudian mendorongnya ke kamar lalu memperkosanya beramai-ramai. Aksi itu disebut dilakukan saat sang suami Yunita tidak ada di rumah.
Kata Meri, usai mendorong Yunita ke kamar, anak-anak itu langsung mengunci pintu kamar. Kemudian mereka berbagi tugas, ada yang memegang tangan Yunita hingga ada yang membuka baju, mata ditutup hingga terjadilah pelecehan.
Yunita, kata Meri, sempat berteriak minta tolong usai dikeroyok anak-anak mdan saat itulah ada tiga anak perempuan yang langsung menghubungi suami Yunita.
Namun demikian, terkait pengakuan Meri, polisi masih terus melakukan penyelidiikan atas kasus pelecehan seksual itu. Polisi terus berusaha mencari alat bukti.
Baca Juga: Video Panas Nesya Bikin Heboh Medsos, Video Asusila Ini Jadi Buruan Netizen
Sejauh ini, polisi telah mendapati sejumlah bukti di kasus ini. Salah satunya adalah temuan foto dan video yang HP milik Yunita.
Sementara itu, tersangka Yunita Sari saat ini masih menjalani observasi kejiwaan di RSJ Jambi. Ia akan menjalani 14 hari masa observasi untuk mengetahui kelainan yang diidapnya. Polisi juga mengungkap tak menutup kemungkinan jumlah korban bertambah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Jangan Sampai Kehabisan! Promo Indomaret Terbaru April Banyak Diskon Besar & Beli Gratis
-
Cek Fakta: Heboh Donasi Fantastis ke Iran dari Warga RI, Benarkah atau Hoaks?
-
Review Jujur Sepatu Lari Murah di Decathlon, Layakkah Dipakai Lari 5 Km Setiap Pagi di 2026?
-
Siswa SMP Islamic Center Siak Meninggal Kena Ledakan Senapan 3D saat Ujian Praktik
-
Bayi di Kampar Diberi Nama Ali Khamenei, Langsung Didatangi Kedubes Iran
-
Cara Memilih Sunscreen Spray yang Tidak Merusak Makeup di 2026, Lengkap dengan Rekomendasi Produknya
-
L'Oreal Brandstorm 2026: Anak Muda ITB Wakili Indonesia ke Paris Lewat Inovasi Parfum Pintar
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle