Selebtek.suara.com - Ferry Irawan dengan tegas menyatakan dirinya sudah tak mau berdamai dengan Venna Melinda.
Hal itu disampaikan melalui kuasa hukumnya, Jeffry Simatupang. Ferry Irawan pun siap membongkar semua bukti yang ia miliki di persidangan nanti.
"Pak Ferry sangat siap dan tidak ragu untuk membuka seluruh fakta. Berbeda dengan pertama kali dimana pak Ferry masih berharap ada perdamaian," ujar Jeffry Simatupang, dikutip Selebtek.suara.com dari akun YouTube Was Was, Rabu (22/2/2023).
"Tapi untuk kali ini pak Ferry sudah menyatakan tidak ada lagi perdamaian, semua alat bukti akan dibuka dan dibuktikan di pengadilan," lanjutnya.
Salah satu bukti yang akan diungkap adalah terkait nafkah yang diberikan Ferry Irawan kepada Venna Melinda. Jeffry menyebut ada banyak kontrak kerja milik kliennya yang penghasilannya ditransfer ke rekening Venna.
"Salah satunya teryaa ada kontrak-kontrak kerja antara pak Ferry dengan orang yang penghasilannya langsung ditransfer kepada istrinya," ungkap Jeffry.
Bukti tersebut diklaim dapat membantah tudingan venna Melinda bahwa Ferry Irawan tidak pernah memberikan nafkah.
Ferry Irawan yang awalnya masih ingin berdamai akhirnya berubah sikap lantaran pihak Venna Melinda pun telah menutup pintu damai. Karena itu ia harus mempersiapkan diri agar siap mengikuti porses persidangan.
Jeffry Simatupang menambahkan berita-berita yang beredar dinilai menyudutkan kliennya. Sehingga Ferry Irawan merasa perlu membela diri.
Baca Juga: Rekam Jejak Anas Urbaningrum: Tak Lama Lagi Bebas, Siap Comeback ke Dunia Politik
Menurut Jeffry, sejak awal Ferry Irawan tak pernah mengakui adanya kekerasan dalam Rumah tangga (KDRT) seperti yang dituduhkan Venna Melinda.
Karena itu, pihaknya berharap kejaksaan dapat segera melimpahkan berkas perkara ke pengadilan agar bisa secepatnya dibuktikan adanya KDRT atau tidak.
Selama belum ada putusan pengadilan, Jeffry menyebut, Ferry Irawan tidak bisa dianggap sebagai orang yang bersalah.(*)
Berita Terkait
-
Sengaja Digantung? Venna Melinda Sempat Ngaku Kagumi Natasha Wilona: Kalau Aku Berharap...
-
Ferry Irawan Keukeuh Tak Lakukan KDRT, Kini Tantang Venna Melinda Adu Bukti di Pengadilan
-
Duh! Ferry Irawan Ngeyel Tak Lakukan KDRT, Venna Melinda Syok Ngelus Dada: Sudah Tersangka tapi Seolah Korban
-
Venna Melinda Terancam Penjara 4 Tahun Jika Tak Penuhi Daftar Permintaan Ferry Irawan Ini
-
Sunan Kalijaga Desak Ferry Irawan Jujur di Pengadilan: Kalau Ada KDRT Harus Ngaku!
Terpopuler
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
Terkini
-
Ole Romeny Terancam Dicoret Timnas Indonesia Akibat Minim Menit Bermain dan Mandul di Oxford United
-
Rajanya Penyelamatan! Emil Audero Resmi Jadi Kiper Sibuk dan Terbaik di Serie A Italia
-
Membedah Obsesi Manusia dalam Novel Annie Bot Karya Sierra Greer
-
ASN Banten Masuk Jam 06.30 Selama Ramadan, Pulang Lebih Awal
-
Lokataru Minta Masalah Kebocoran Data Nasional Dievaluasi Sebelum Bahas RUU KKS
-
4 Pelembap Red Algae untuk Kulit Lebih Kenyal dan Kencang Sepanjang Hari
-
Deretan Aktor Muslim yang Ternyata Miliki Keturunan Tionghoa
-
Link Resmi Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 1447 H, Awal Puasa Segera Diumumkan!
-
Intimidasi Makin Meluas, Ibu Ketua BEM UGM dan 30 Pengurus Jadi Sasaran Teror Digital
-
Lokataru Foundation: RUU KKS Berpotensi Jadi Alat Represif Baru