Suara.com - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum tak lama lagi akan bebas dari bui dua bulan lagi. Adapun Anas Urbaningrum direncanakan bebas pada April 2023 mendatang.
Lantas, seperti apa rekam jejak Anas Urbaningrum yang akan segera gabung ke PKN begitu menghirup udara bebas?
Comeback ke politik join PKN
Anas dikabarkan tengah mempersiapkan rencana comeback untuk terjun ke dunia politik. Sosok politisi kelahiran Blitar tersebut dikabarkan akan berlabuh ke Partai Kebangkitan Nusantara alias PKN sebegitunya menghirup udara bebas di luar jeruji besi.
Ketua Umum PKN, Gede Pasek Suardika turut menyambut hangat kedatangan Anas ke partai bernuansa Nusantara tersebut.
Gede berharap Anas langsung keluar dari sel setelah masa tahanannya selesai dan tidak mendapat tambahan waktu penjara.
"Dipastikan bebas April, enggak boleh nambah (masa tahanan) lagi," kata Pasek di Kantor Pimpinan Nasional PKN Jakarta, Selasa (21/2/2023).
Bahkan, Gede menilai Anas dipenjara atas upaya kriminalisasi yang disengaja untuk menjegal dirinya. Gede mengharapkan Anas dapat bangkit dan membawa angin segar bagi percaturan politik dalam negeri.
"Kami meyakini mas Anas juga korban kriminalisasi, dia akan bangkit lagi dan meramaikan dinamika politik yang sudah ada, biar enggak itu-itu saja," ungkap Pasek.
Baca Juga: Pedenya Wasekjen Demokrat, Koar-koar Soal Capres: Kasihan Koalisi Lain, Nama Capresnya Belum Ada
Rekam jejak Anas Urbaningrum: Dari Partai Mahasiswa ke Partai Politik
Anas Urbaningrum dahulunya merupakan seorang aktivis mahasiswa yang banyak berkiprah di organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) hingga menjadi Ketua Umum Pengurus Besar HMI pada kongres yang diadakan di Yogyakarta pada 1997.
Ia aktif di partai mahasiswa tersebut kala dirinya kuliah di Universitas Gadjah Mada.
Selepas ia menyelesaikan seluruh studinya, Anas berkarier di Partai Demokrat.
Anas melalui dukungan partainya berhasil terpilih menjadi anggota DPR RI pada Pemilu 2009 dari Daerah Pemilihan Jawa Timur VI (Kota Blitar, Kabupaten Blitar, Kota Kediri, Kabupaten Kediri dan Kabupaten Tulungagung dengan meraih suara terbanyak.
Jabatan tersebut harus terhenti di tengah jalan lantaran Anas terpilih menjadi Ketua Umum DPP Partai Demokrat pada 23 Mei 2010 dan harus mengundurkan diri dari kursi parlemen.
Berita Terkait
-
Balas Pujian Surya Paloh Sebut AHY Cocok jadi Cawapres Anies, Demokrat: Sama Seperti Pak Jokowi Bilang
-
'Bukan Hanya Uji Coba' AHY Tepis Tudingan Tak Serius Dukung Anies di Pilpres 2024
-
Pedenya Wasekjen Demokrat, Koar-koar Soal Capres: Kasihan Koalisi Lain, Nama Capresnya Belum Ada
-
Segera Bebas Penjara, Anas Urbaningrum Siapkan Skenario Balas Dendam ke Demokrat?
-
NasDem-Demokrat Prediksi Ada Ancaman Instabilitas jika Pemilu Berubah jadi Sistem Coblos Partai
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD
-
Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi