Selebtek.suara.com - Kondisi David, anak pengurus GP Ansor yang dianiaya oleh Mario Dandy Satriyo, anak penjabat pajak perlahan-lahan mulai membaik.
Dilansir dari akun Twitter @Trending_Issue, pihak keluarga menyampaikan update informasi soal perkembangan kondisi David.
Perkembangan kesehatan David disebut cukup signifikan, dan ia pun sudah tidak lagi memakai sedasi. Hal ini menandakan bahwa tanpa penggunaan obat penenang korban sudah tidak lagi merasa cemas maupun gelisah.
David pun sudah siuman setelah mengalami koma selama beberapa hari akibat penganiayaan yang diterimanya.
"Perkembangan baik ini menaikkan tingkat kesadaran Ananda David sehingga ia cepat siuman," tulis Hatala Tam dalam sebuah penyataan yang diunggah ulang oleh @@Trending_Issue pada Jumat (24/2/2023).
Saat ini David sudah bisa merespon suara dan gerak. Ia pun disebut sudah tidak meengalami kejang-kejang.
"Ananda David perlahan-lahan sudah bisa merespon suara, sudah mulai ada respon gerak, dan sudah tidak mengalami kejang-kejang," lanjutnya.
Saat ini dokter fokus untuk mengurangi pembengkakan di kepala David. Dalam video yang beredar, korban terlihat ditendang dan diinjak berulang kali oleh pelaku.
Akibat penyiksaan yang dialaminya, korban menderita luka serius di bagian kepala dan harus dirawat intensif di rumah sakit.
Baca Juga: Proliga 2023 Gunakan VAR, Liga 1 dan Sepak Bola Indonesia Makin Ketinggalan
Pihak keluarga menyampaikan terima kasih atas dukungan dan doa dari masyarakat untuk kesembuhan David.
Dalam kasus ini polisi telah menetapkan Mario Dandy dan temannya berinisial S sebagai tersangka.
S merupakan orang yang memanas-manasi Mario Dandy Satrio untuk menganiaya David sekaligus merekam momen sadis saat pelaku menyiksa korban.
Akibat perbuatannya, Mario Dandy dan S dijerat Pasal 76 C UU Perlindungan Anak juncto Pasal 80 UU RI nomor 35 tahun 2004 tentang perubahan atas UU RI nomor 23 tahun 2022 tentang perlindungan anak subsider Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan berat.(*)
Tag
Berita Terkait
-
Biadab! Kepala David Diinjak-injak dan Ditendang Mario Secara Brutal, Padahal Sudah Tak Berdaya
-
Tak Hanya Dianiaya, Mario Anak Mantan Pejabat DJP Ternyata Juga Paksa David Push Up 50 Kali dan Lakukan Sikap Tobat
-
Umur Baru 20 Tahun, Tersangka Mario Dandy Anak Pejabat Pajak Jadi Juragan Kos-kosan
-
KPK Pastikan Lakukan Penyelidikan kepada Pejabat Pajak Rafael Alun Trisambodo, Jika Ditemukan Unsur Pidana Korupsi
-
Rekam Video saat David Dianiaya, Shane Lukas Teman Mario Dandy Terus Tertunduk Saat Resmi Ditahan di Polres Jaksel
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Dari Rp150 ke Rp17.000: Menelusuri Sejarah Kenaikan Harga BBM dari Era Soekarno hingga Prabowo
-
Modal Sapu dan Hanger, Pelarian 10 Bulan Otak Pembobol Rumah di Bandar Lampung Berakhir
-
Mengapa Revolusi Tidak Lahir dari Tagar
-
Bukan Cuma Putih, Ini 5 Warna Kamar Mandi yang Bawa Rezeki dan Energi Positif Versi Feng Shui
-
Dilema Pertamina Naikkan Harga Pertamax, Ekonom: Kalau Ditahan Terus Bisa Gerus Keuangan Negara
-
Oli Motor Makin Boros di Tengah Kenaikan Harga, Benarkah Tanda Harus Turun Mesin?
-
Kenapa Mahasiswa Demo 'Menuju Indonesia Bangkrut' di Bundaran HI?
-
Inovasi Karyawan Petrokimia Gresik Hasilkan Nilai Rp154 Miliar
-
Daging Empuk hingga Ceker Lumer: Mengintip Menu Andalan di Sate Padang Doni
-
Layanan Kereta Indonesia Disebut Sudah Setara Global