Selebtek.suara.com - Nasib apes sepertinya tengah menimpa keluarga pejabat Ditjen Pajak Rafael Alun Trisambodo. Hal tersebut terjadi lantaran dirinya terseret kasus penganiayaan anak petinggi GP Ansor, David.
Kabarnya, jabatan Rafael Alun Trisambodo yang sebelumnya menjabat Kabag Umum Ditjen Pajak dicabut. Kini hal tersebut juga berimbas ke bisnis restonya yang berada di Jogja.
Sebuah resto di Daerah Istimewa Yogyakarta bernama Bilik Kayu Heritage diduga milik Ibu Mario Dandy Satrio ini di geruduk sejumlah nnetizen. Seperti yang dilansir dari akun instagram @insta.nyinyir, resto yang diduga milik Ibu Mario Dandy Satrio tersebut kini kebanjiran ulasan negatif netizen, akibat ulah dari sang anak melakukan penganiayaan.
Pada unggahan tersebut tersebut salah seorang netizen menuliskan bahwa dirinya merasa tak tega lantaran usaha milik orang tua dari Dandy sampai digeruduk oleh netizen akibat ulah sang anak.
"Sumpah gak tega sama ortunya, sampe restonya digeruduk netizen" Tulisnya pada unggahan tersebut.
Tak hanya itu, berbagai ulasan negatif dari sejumlah netizen pun terlihat pada unggahan itu.
"Lebih baik ini tutup.. biar kalian lbh banyak waktu untuk mendidik anak dengan benar bkn dengan kemewahan.." Ujar salah seorang netizen.
"Si Mario Dandy Satrio urus noh udah bikin koma anak orang kaya banyak uang kaga bisa didik anak" Ucap netizen lainnya.
Hingga saat ini rating restoran tersebut turun hingga 3,5 bintang. Itu karena banyaknya ulasan negatif bintang satu dari netizen.
Baca Juga: Borneo FC vs Bhayangkara FC, Pieter Huistra Asah Penyelesaian Akhir Pemain Pesut Etam
Berita Terkait
-
Polisi Sebut Mario Dandy Aniaya David Dalam Keadaan Sadar Tanpa Pengaruh Alkohol atau Narkoba
-
Sadis Banget! Mario Ternyata Juga Paksa David Push Up 50 Kali dan Lakukan Sikap Tobat
-
Update Kondisi David Korban Penganiayaan Mario Dandy: Sudah Bisa Merespon Gerak dan Suara
-
Mario Dandy Ajak AG Pura-Pura Kembalikan Kartu Pelajar, Nyatanya Mau Hajar David
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku
-
Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman
-
Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga
-
Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator