/
Sabtu, 25 Februari 2023 | 15:55 WIB
Potret Agnes Gracia dan Mario Dandy (Twitter)

Selebtek.suara.com - Pengacara Agnes, Mangatta Toding Allo menyebut kliennya tidak melakukan foto selfie di atas tubuh Cristalino David Ozora (David) usai dianiaya secara keji oleh Mario Dandy Satriyo.

Mangatta mengatakan kliennya memegang kepala David karena merasa kasihan.

"Pada saat korban ini sudah tergeletak, dia bukan selfie dia memegang kepalanya dan meminta pertolongan," ujar Mangatta Toding Allo kepada awak media di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (24/2/2023) malam.

Mangatta juga menegaskan Agnes tidak ada niatan untuk menyuruh Mario Dandy melakukan penganiayaan terhadap David.

"Benar-benar saksi Agnes ini tidak ada niatan dan sangat menyayangi David sebagai manusia karena ini temannya dia dan pose selfie itu sangat tidak benar," ungkap Mangatta.

"Dan untuk menyuruh melakukan pun tidak mungkin karena dia masih di bawah umur dan dia tidak ada niatan untuk melakukan itu," jelasnya.

Mario Dandy Satriyo dan Agnes Gracia Haryanto (sumber: Twitter)

Ia menjelaskan Agnes tidak tahu menahu akan rencana penganiayaan Mario Dandy. Karena itu ia meminta nama kliennya dibersihkan.

"Klien kami harus bersihkan namanya. Dia sama sekali tidak tahu kejadian ini akan begini," ujar Mangatta.

Mangatta menambahkan, kliennya hanya dijemput oleh pelaku dan sudah beberapa kali mengingatkan pelaku untuk tidak melakukan penganiayaan.

Baca Juga: Ogah Ribut dengan Thomas Doll dkk, Indra Sjafri Siapkan Strategi Pemanggilan Pemain ke Timnas Indonesia U-22

"Awalnya dia hanya dijemput oleh tersangka Dandy dan akhirnya dia sudah dua kali bahkan tiga kali kalau nggak salah dia ingat, tapi ada di BAP ada 2 kali dia mengingatkan untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. Jadi sudah diperingatkan," lanjutnya.

Lebih lanjut Mangatta mengatakan, penganiayaan bukan atas suruhan Agnes melainkan murni keinginan pelaku.

"Tidak ada niatan untuk itu dan ini murni atas pilihan yang dilakukan oleh tersangka," kata Mangatta.

Mangatta Toding Allo meminta masyarakat tidak lagi menjelek-jelekan dan menyudutkan Agnes. Ia pun menyebut telah melaporkan kliennya ke KPAI agar nama baiknya dipulihkan.

"Kami juga mengultimatum untuk pihak-pihak, tolong diluruskan lagi cerita-cerita, bahkan teman-teman buzzer untuk tidak menyudutkan saksi anak ini," pungkasnya.(*)

Load More