Selebtek.suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkap ada skandal keuangan besar berupa kasus korupsi baru di salah satu BUMN.
Hal itu ia ungkap usai mendatangi kantor Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan pada Senin (6/3/2023).
Erick Thohir menyebut ditemukan kasus baru yang akan ditindaklanjuti oleh pihak Kejagung. Namun untuk saat ini ia masih merahasiakan perusahaan mana yang dimaksud.
Ia meminta publik memberi waktu pada pihak Kejagung untuk menyelidikinya.
"Kasih waktu satu atau dua minggu, nanti Pak Jampidsus (Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus) dan Pak Tiko (Wakil Menteri BUMN) akan menyampaikan kalau sudah dapat laporan tertulis," ujar Erick di kantor Kejagung, dikutip dari Suara.com Selasa (7/3/2023).
Sementara itu, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengatakan temuan kasus tersebut sangat menarik dan pihaknya akan melakukan pendalaman.
Ia menjelaskan informasi lebih lanjut terkait laporan tersebut akan diungkap setelah diselidiki.
"Kasus ini memang cukup menarik. Tapi, kami belum bisa menyebutkan kasusnya karena akan kami perdalam dulu. Nanti kalau kami sampaikan kepada teman-teman, sudah fix,” kata Sanitiar Burhanuddin dalam konferensi pers di Kejagung, Senin (6/3/2023).
Dalam kesempatan berbeda, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan, Agung Ketut Sumedana mengatakan bahwa kasus korupsi yang dimaksud Erick datang dari bagian keuangan. Namun, ia juga tidak merinci BUMN mana dan siapa sosok yang terlibat.
“Yang jelas (kasus korupsi) di bidang keuangan,” ungkap Ketut kepada wartawan beberapa waktu lalu.
Sebelumnya, Erick Thohir sempat berencana membuat daftar hitam (blacklist) bagi direksi maupun komisaris BUMN yang terdeteksi korupsi. Di antaranya, Pertamina dan Waskita.
Langkah ini dilakukannya agar mereka tidak bisa lagi menjabat serta menjadi upaya untuk menghapus pandangan negatif soal BUMN sebagai gudang koruptor.
“Kami akan mengumumkan yang namanya blacklist. Individu-individu yang sudah terdeteksi korupsi atau yang rekam jejaknya ketika diberi kesempatan, mau pindah ke BUMN lain, kami blacklist,” kata Erick pada Desember tahun lalu.(*)
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
-
Deretan Keputusan Erick Thohir yang Jadi Sorotan Publik, Salah Satunya soal Diskriminasi Pemain Naturalisasi
-
KPK Temukan Potensi Korupsi Pembangunan Tol Era Jokowi, Negara Rugi hingga Rp 4,5 Triliun
-
Korupsi Lagi, Mantan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Kembali Ditahan KPK
-
3 Pemain yang Kritik Erick Thohir dengan Frontal, Menyoal Wacana Pembatasan Pemain Naturalisasi
-
Brantas Abipraya Perkuat Bisnis Kontruksi Melalui Karya Logistik Nusantara
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
BMKG Terbitkan Peringatan Dini Jabodetabek: Hujan Lebat dan Angin Kencang Senin Pagi
-
Telah Tampung 10.000 Nasabah, BCA Incar Gen Z Tajir
-
Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 170 Kurikulum Merdeka:Perlawanan Rakyat Indonesia
-
Dua Lokasi Sekaligus! Kecelakaan Seret Pembatas Busway, Layanan Transjakarta Terganggu
-
IHSG Berbalik Rebound Senin Pagi, Tapi Rawan Koreksi
-
7 Smartwatch Terbaik di Bawah 1 Jutaan yang Bikin Brand Mahal Ketar-ketir
-
5 Rekomendasi Lipstik Merah yang Elegan dan Tahan Lama untuk Imlek
-
Gedung FPI Sumsel Diresmikan, Sinyal Peran Baru FPI di Ruang Publik Palembang
-
Bebas dalam Hitungan Hari, Fariz RM Siap Kembali Berkarya Usai Keluar dari Penjara
-
Keuntungan dari Pemain Diaspora yang Main di BRI Super League, Apa itu?