- BCA menargetkan Gen-Z kaya melalui BCA Young Community yang telah menghimpun lebih 10.000 anggota muda.
- Komunitas ini menyasar nasabah Solitaire dan Prioritas berusia 17–35 tahun untuk edukasi pengelolaan kekayaan.
- Aplikasi terbaru BCA Young Community memfasilitasi anggota terhubung, berbagi ide bisnis, dan berkolaborasi.
Suara.com - PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) terus membidik Gen-Z tajir untuk menampung dananya maupun investasi. Saat ini, lewat BCA Young Community, telah menghimpun lebih dari 10.000 anggota dari kalangan generasi muda.
BCA Young Community menyasar nasabah BCA Solitaire dan BCA Prioritas berusia 17–35 tahun. Melalui wadah ini, BCA berupaya memperkuat jejaring antar nasabah muda sekaligus memberikan edukasi mengenai pengelolaan kekayaan yang telah diraih sejak usia dini.
Senior Vice President Individual Business Management BCA, Yudi Darmadhi, menjelaskan bahwa komunitas ini memang dirancang khusus bagi segmen muda di kelas nasabah premium BCA.
"Saat ini nasabah segmen usia di bawah 35 tahun porsinya berada di kisaran 12 persen dari nasabah BCA Solitaire dan Prioritas. Kami mencoba engage dengan nasabah muda ini dengan memenuhi berbagai kebutuhan mereka melalui berbagai ekosistem yang BCA miliki," ujar Yudi seperti dikutip, Senin (9/2/2026).
Menurut Yudi, BCA Young Community menawarkan berbagai program eksklusif yang tidak bisa diperoleh di luar komunitas. Salah satu andalannya adalah pembekalan pengetahuan yang berkaitan erat dengan perkembangan bisnis dan teknologi terkini.
Tak hanya itu, BCA juga mempertemukan anggota komunitas dengan para praktisi dan pakar di bidangnya, guna memperkaya wawasan serta membantu anggota menjawab tantangan dalam pengelolaan kekayaan.
Untuk memperkuat pengalaman anggota, BCA juga telah meluncurkan aplikasi terbaru BCA Young Community.
Melalui aplikasi ini, para anggota dapat saling terhubung dengan pebisnis muda dari seluruh Indonesia, berbagi ide, mengeksplorasi peluang bisnis, hingga mengikuti berbagai konten dan acara inspiratif.
Yudi menilai kehadiran komunitas ini telah memberikan dampak positif bagi para anggotanya. Bahkan, tidak sedikit anggota yang berawal dari pertemuan komunitas kemudian membentuk kelompok sendiri hingga mendirikan bisnis bersama.
Baca Juga: Tukar Uang di BCA Minimal Berapa? Ini Tata Cara Jelang Ramadan 2026
"Ketika anggota yang lain melihat ada kesempatan berkolaborasi, mereka bisa menindaklanjuti. Dari situ BCA Young Community berfungsi untuk membangun jejaring atau kerja sama baru," tuturnya.
Sebagai informasi, keanggotaan BCA Solitaire dan BCA Prioritas hanya dapat diperoleh melalui undangan dari BCA.
Untuk menjadi nasabah BCA Prioritas, calon nasabah harus memiliki dana gabungan minimal Rp 1 miliar selama tiga bulan, dengan saldo tabungan atau giro sekurang-kurangnya Rp 250 juta.
Sementara itu, untuk nasabah BCA Solitaire, persyaratan dana gabungan minimal mencapai Rp 5 miliar selama tiga bulan, dengan saldo tabungan atau giro paling sedikit Rp 500 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
3 Kapal Tanker Raksasa 'Bebas' Lewati Selat Hormuz Hari Ini, Pertanda Baik?
-
BUMN Fasilitasi UMKM, Tambah Akses Pasar untuk Produk Lokal
-
Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok
-
Pasar Properti Asia Tenggara dan Australia Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi Global
-
Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan
-
Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat
-
Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede
-
Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal
-
Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live
-
Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi