/
Rabu, 08 Maret 2023 | 06:39 WIB
Pameran Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (PKBLBB) ; Kendaraan Listrik (ANTARA FOTO/Media Center G20 Indonesia/M Risyal Hidayat/nym)

Selebtek.suara.com - Pemerintah sedang gencar mengajak masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik. Bahkan ada program subsidi di pembelian Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai. 

Jadi subsidi yang diberikan oleh pemerintah ini bukan hanya berlaku untuk sepeda motor saja, melainkan juga mobil dengan tenaga yang sama. Rencananya, subsidi akan berlaku mulai 20 Maret.

Dilansir Suara.com, Rabu (8/3/2023) Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan subsidi ini berlaku untuk 200 ribu unit motor listrik, 35,9 ribu unit mobil listik. Selain itu rencananya subsidi juga diberikan ke 138 unit bus.

Agar bisa mendapat subsidi ini, calon pembeli hanya datang ke dealer membawa KTP. Nantinya dealer akan memeriksa NIK calon pembeli apakah berhak mendapat subsidi atau tidak.

"Calon pembeli datang dan dealer akan memeriksa NIK. Di situ akan dilihat apakah berhak mendapat bantuan, apabila memang berhak, maka pembeli langsung mendapat potongan harga," kata Agus Gumiwang di Jakarta, Senin (6/3/2023).

Skuter listrik - ilustrasi subsidi motor listrik 2023. (sumber: Pixabay/Trinity_Elektroller)

Subsidi untuk kendaraan listrik ini cukup besar. Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, Febrio Nathan Kacaribu mengatakan ada dua program yang masing mendapat subsidi Rp7 juta.

Pertama yakni subsidi untuk 200 ribu unit motor listrik dan kedua diperuntukan bagi motor konversi dari bahan bakar ke motor listrik untuk 50 ribu unit. Guna mencegah pembelian borongan, maka sunsidi ini hanya berlaku untuk 1 orang saja.

Hingga saat ini pemerintah belum merinci syarat subsidi motor listrik 2023. Hanya saja Agus Gumiwang mengatakan syarat untuk mendapatkan subsidi hanya membawa KTP ke dealer yang sudah bekerja sama.

Program subsidi ini ditujukan ke golongan masyarakat penerima KUR dan anpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) dan juga pelanggan listrik berdaya 450 hingga 900 VA untuk mendukung produktivitas UMKM. (*)

Baca Juga: PPP Buka Peluang Koalisi Bareng PDIP, Fusi Partai Nasionalis Religius

Load More