Film ini dianggap terlalu memaksa dan mengeksploitasi kuntilanak sehingga membuat asam lambung semakin naik.
Hingga saat ini, Kuntilanak 3 mendapatkan rating 4.2/10 di situs IMDb.
3. Gatot Kaca
“Setelah nonton film ini, gue jadi tahu kalau gatot itu singkatan dari gagal total,” Ucap Kenny Gulardi.
Menurutnya, film ini merupakan sebuah iklan yang dibungkus menjadi film dan memiliki kausalitas yang tidak masuk akal.
2. Ashiap Man
Judul film ini diambil dari jargon Atta Halilintar yaitu Ashiaapp yang sempat populer. Ashiap Man memang dibintangi oleh anak sulung dari Gen Halilintar itu bersama sang istri, Aurel.
“Segala macam penyakit muncul setelah menonton film ini,” Ucap Kenny Gulardi.
Baca Juga: Sutradara Ungkap Kesurupan Massal Para Pemain dan Kru Film Perjanjian Gaib: Mengerikan!
Banyak yang menganggap jika film Bukan Cinderella hanya memanfaatkan ketenaran Fuji. Namun ada pula yang beranggapan acting Fuji pada film ini cukup baik untuk orang yang baru pertama kali membintangi sebuah film bioskop.
Film Bukan Cinderella dianggap lebih cocok diunggah di IG TV daripada di bioskop. Cerita yang dihadirkan juga terkesan biasa seperti cerita FTV pada umumnya.
Nah itu dia 8 Film Indonesia 2022 yang dianggap jelek oleh akun tikok @kenny_gulardy. Namun perlu diketahui bahwa pendapat setiap orang bisa saja berbeda. Jadi, jika sebuah film dianggap jelek oleh sebagian orang, sebagian lainnya bisa saja memiliki pendapat berbeda.(*)
Tag
Berita Terkait
-
Nggak Heran Fuji Bisa Beli Rumah Mewah Rp 13 Miliar Cash, Tarif TikTok-nya Aja Bikin Netizen Nyebut
-
4 Potret Terbaru Fuji dan Gala Sky, Sukses Bikin Netizen Gemas
-
Rela Mampir Demi Beri Kado ke Baby Ameena, Krisdayanti Curhat Perasaannya Masuk Fase Nenek-nenek
-
Niat Ingin Tinggalkan Sholat Demi Nonton Film, Seorang Pria Malah Diberi Keajaiban yang Membuatnya Sadar
-
Rekomendasi Film Bioskop yang Sudah Turun Layar dan Bisa Disaksikan di Netflix
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Estetika Visual atau Trik Bisnis? Membongkar Praktik Shrinkflation di Balik Porsi Mini Kafe Viral
-
Nasib Gen Z di Jalur Gaza, Sarjana Pengangguran Bergantung Hidup dari Bantuan Kemanusiaan
-
Sudah Lama Dinanti, Peserta Sambut Antusias Turnamen Sepak Bola Bergengsi di Tangerang
-
Review ANTA PG7 Travel 2: Sepatu Lari Murah Teknologi 'Dewa', Nyaman Buat Daily Run?
-
Bullet Train Explosion: Ketika Shinkansen Berpacu Melawan Bom dan Waktu
-
Gianni Infantino Murka, Tuding Kritikus FIFA Sebarkan Kebencian
-
Sungai Musi dan Jejak Batu Bara: Ketika Jalur Logistik Bertemu Krisis Ekologi
-
Jepang Gempa Bumi Besar 7,1 Magnitudo, Ada Peringatan Tsunami
-
Investor Kripto RI Tembus 22,4 Juta, Transaksi Rp23 Triliun
-
Survei SMRC: Popularitas MBG Tinggi, Tapi Kepuasan Publik Merosot