/
Kamis, 16 Maret 2023 | 15:00 WIB
Syngenta Dorong Masa Depan Pertanian Berkelanjutan yang Lebih Baik (dok. pri)

Transformasi Pertanian Revolusi Era Hijau

Nanin Noorhajati, Crop Protection Development Head Syngenta Indonesia, menambahkan dalam mengembangkan produk perlindungan tanaman inovatif dan memberikan keuntungan petani, peranan riset dan penelitian tidak terpisahkan. 

"Tim riset dan pengembangan kami bekerja keras memastikan aspek-aspek berkelanjutan harus selalu diintegrasi dalam pengembangan produk perlindungan tanaman berkualitas tinggi serta aman bagi petani dan lingkungan," urainya.

Teknologi-teknologi inovatif dan berkelanjutan yang baru saja dikembangkan adalah produk biologis dan biostimulan. Produk biologis dikembangkan dengan menggunakan agen hayati untuk mengurangi residu.

Adapun produk biostimulan berperan membantu tanaman menghadapi tekanan terhadap lingkungan dan mengefektifkan penyerapan unsur hara tanaman sehingga tidak perlu menggunakan pupuk berlebihan.

"Untuk mendukung pertanian presisi, kami kembangkan penggunaan drone yang meningkatkan efisiensi tenaga kerja, serta jangkauan luas dalam aplikasi produk perlindungan tanaman untuk pemeliharaan tanaman."

Dari segi keamanan bagi petani, baru-baru ini Syngenta mengembangkan inovasi alat semprot produk perlindungan tanaman yang disebut closed loop knapsack system (CLKS). Alat semprot ini mengadopsi konsep closed transfer system (CTS) yang digunakan petani di benua Amerika dan Eropa. 

Menutup acara, Head of Business Sustainability Syngenta Midzon Johannis menyampaikan mewujudkan pertanian berkelanjutan merupakan misi dan tujuan besar yang harus terus diupayakan.

"Di antaranya, melalui inovasi guna meningkatkan produktivitas petani, memperhatikan keanekaragaman hayati, kesehatan tanah, iklim, keamanan petani, dan rantai nilai yang memastikan ketersediaan pangan."

Baca Juga: Aib Nursyah Dibongkar Indah Permatasari: Gue Lihat Kejadian Itu, Terus Gue Memutuskan.....

Load More