Selebtek.suara.com - Pakar Seksolog, dokter Boyke Dian Nugraha mengungkap ada dua jenis selingkuh yang dilakukan terhadap pasangan, yaitu selingkuh basah dan kering.
Menurut dokter Boyke, selingkuh tidak harus selalu diakhiri dengan hubungan seks. Tapi bisa sekedar bertukar pesan atau panggilan sayang.
"Ada yang namanya selingkuh kering dan basah," kata dokter Boyke dikutip dari kanal YouTube Kacamata dr Boyke, Sabtu (25/3/2023).
Perselingkuhan kering bisa berupa saling berkirim pesan, hingga makan bersama tanpa melibatkan aktifitas fisik.
"Selingkuh kering itu adalah selingkuh yang tidak melibatkan aktifitas seks, fisiknya. Misalnya hanya pakai WA 'say lagi ngapain udah sampai mana, gue kangen sama lu, makan yuk sama-sama' itu selingkuh kering," jelas dokter Boyke.
Sementara itu, dalam perselingkuhan basah pelaku sudah melibatkan aktifitas fisik hingga melakukan hubungan seks.
"Kalau selingkuh basah itu sudah mulai pakai ciuman, pakai fisik, dan hubungan seks," terangnya.
Dokter Boyke mengatakan perselingkuhan yang terjadi dalam suatu hubungan bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Tidak hanya dari salah satu pihak namun bisa dari keduanya.
Namun laki-laki lebih cenderung berselingkuh karena memiliki jiwa petualang dan tidak puas dengan satu perempuan.
Baca Juga: Menggorok Teman Sendiri Bak Sapi, Cerita Kesadisan BI yang Mabuk dan Sakit Hati Disebut Bodoh
Berdasarkan data statistik dari penelitian yang dilakukannya, dokter Boyke menyebut jika 2 dari 3 pria berpotensi melakukan perselingkuhan. Sedangkan kecenderungan untuk wanita adalah 2 diantara 5.(*)
Berita Terkait
-
Dokter Boyke Ungkap 3 Ciri Hubungan Seks Suami Istri yang Menyenangkan, Apa Aja Sih?
-
Dokter Boyke: 2 dari 3 Pria Cenderung Berselingkuh, Benarkah Faktor Keturunan?
-
Dokter Boyke Ungkap Waktu Terbaik Berhubungan Seks di Bulan Puasa
-
Dokter Boyke Sebut Hubungan Seks Orang Indonesia Seperti Ayam, Kok Gitu?
-
Suami Lurah Jaten di Blitar Selingkuh dengan Perempuan 20 Tahun dan Buang Bayi
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
-
PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi