/
Jum'at, 07 April 2023 | 10:10 WIB
Sunan Kalijaga (YouTube Intens Investigasi)

Selebtek.suara.com - Dokter Richard Lee kembali menghadapi kasus hukum. Dokter kecantikan tersebut dilaporkan pengacara Sunan Kalijaga bersama Himpunan Advokat Indonesia atas tuduhan penistaan agama.

Melalui postingan di Instagramnya, Sunan Kalijaga mengatakan Dokter Richard Lee dan narasumbernya Arif Edison telah menyandingkan kalam Allah "Kun Faya Kun" dengan "sim salabib".

"Hari ini saya bersama Himpunan Advokat Indonesia telah melaporkan seorang public figur dokter berinisial R dan juga narasumber berinisial AE dalam dugaan penistaan agama yang dimana di situ jelas kalam Allah Kun Faya Kun dijadikan satu atau menjadi satu kesatuan dengan bim salabim," kata Sunan Kalijaga di akun Instagramnya, Kamis (7/4/2023).

Sunan Kalijaga menuduh Dokter Richard Lee telah melanggar UU ITE Pasal 28 Ayat 2 juncto Pasal 45 dan pasal 156 A KUHP. Ancaman untuk sang dokter adalah lima tahun penjara.

Menurut Sunan Kalijaga, Kun Faya Kun adalah kalam Allah yang tak bisa disamakan dengan kalimat-kalimat ciptaan manusia seperti sim salabib.

"Jelas kalam Allah adalah sesuatu yang tidak dapat disandingkan dengan bahasa sim salabib atau mantra-mantra yang dibuat oleh manusia. Alhamdulillah laporan kami telah diterima," lanjutnya.

Ucapan "Kun Faya Kun" yang disamakan dengan "sim salabim" ini ada pada konten podcast dokter Richard Lee berjudul "Banyak Korban?! Jhon LBF Diduga Nipu 1,8M?! Pura-Pura Kaya?!". 

Alih-alih mendapatkan dukungan, netizen malah membully postingan Sunan Kalijaga. Menurut mereka, Sunan Kalijaga tidak mengerti agama karena terlalu mengambil sikap terlalu cepat.

"Itu bukan penistaan, Islam tidak mengajarkan perbuatan arogan dan emosional seperti ini," kata @qorryselvi***.

Baca Juga: Kacau! Kronologi Soimah Emosi Didatangi Petugas Pajak yang Gandeng Debt Collector

"Iya deh manusia yang paling agamais, jangan berani tajam ke bawah aja pak pengacara mentang-mentang mayoritas, banyak juga tindakan penistaan terhadap agama lain mereka diam-diam aja karna yang di lawan itu mayoritas," imbuh akun @suroto***.

"Saya rasa dua orang itu tidak paham ilmu agama Islam, jadi memang tidak ada kesengajaan untuk penistaan agama. Tapi saya rasa orang itu dilaporkan karena ada di kubu si ono, hahaha," komentar @kokori!***. (*)

Load More