Suara.com - Nama Mukhamad Misbakhun, tengah menjadi sorotan karena dikabarkan masuk dalam bursa calon Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Meski isu tersebut menguat, politikus senior Partai Golkar ini memberikan bantahan dan menegaskan bahwa dirinya tetap fokus menjalankan mandat partai sebagai Ketua Komisi XI DPR RI.
Posisi Ketua DK OJK sendiri kosong setelah Mahendra Siregar secara mengejutkan mengundurkan diri pada pekan lalu. Hingga saat ini, pihak DPR RI mengonfirmasi belum menerima daftar nama calon pengganti resmi dari pemerintah.
Profil Misbakhun
Lahir di Pasuruan, Jawa Timur pada 6 Juli 1970, Misbakhun memiliki latar belakang akademis yang sangat relevan dengan bidang ekonomi dan hukum.
Ia mengawali karier intelektualnya sebagai alumni Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) dengan spesialisasi perpajakan.
Setelah lulus dari STAN, ia melanjutkan studi sarjana di Universitas Trisakti. Ambisinya dalam menuntut ilmu tak berhenti di sana; ia meraih gelar Magister Hukum dari Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 2015.
Puncaknya, pada tahun 2024, ia berhasil menyandang gelar Doktor Ilmu Ekonomi dari Universitas Trisakti dengan predikat cumlaude sekaligus dinobatkan sebagai lulusan terbaik.
Karier Politik dan Kepemimpinan
Baca Juga: OJK Siap Koreksi Target IPO Usai Free Float Naik 15 Persen
Misbakhun bukanlah pemain baru di Senayan. Saat ini ia menjalani periode keduanya sebagai anggota legislatif. Karier kepemimpinannya di DPR RI mencapai titik krusial saat ia ditetapkan sebagai Ketua Komisi XI pada 22 Oktober 2024.
Komisi ini memiliki peran strategis karena membidangi sektor keuangan, kebijakan moneter, perencanaan pembangunan nasional, hingga pengawasan sektor jasa keuangan.
Selain di parlemen, Misbakhun juga aktif dalam organisasi sayap partai. Ia tercatat pernah menjabat sebagai Ketua Bidang Koperasi dan UMKM di Depinas SOKSI untuk periode 2014-2020.
Kontroversi dan Perjuangan Hukum
Perjalanan karier Misbakhun tidak lepas dari dinamika dan tantangan hukum yang berat. Berikut adalah beberapa momen yang pernah menyita perhatian publik:
- Kasus L/C Bank Century: Di awal masa jabatannya sebagai anggota DPR, ia pernah ditahan terkait tuduhan pemalsuan dokumen Letter of Credit (L/C) Bank Century. Setelah melewati proses peradilan yang panjang hingga tingkat Mahkamah Agung, Misbakhun akhirnya mengajukan Peninjauan Kembali (PK). Melalui bukti baru (novum), MA membebaskannya secara murni dari segala tuduhan, memulihkan nama baiknya setelah sempat divonis bersalah.
- Vokal dalam Skandal Keuangan: Misbakhun dikenal luas sebagai sosok yang vokal dalam Panitia Khusus (Pansus) Bank Century tahun 2008, di mana ia secara berani mengkritisi kebijakan para pejabat tinggi negara saat itu.
- Isu Sydney Marathon (2025): Pada Agustus 2025, ia sempat disorot karena isu keikutsertaannya dalam maraton di Australia saat dinas. Namun, ia memberikan klarifikasi bahwa statusnya adalah Did Not Start (DNS) dan kunjungan tersebut murni untuk agenda rapat kerja legislatif.
Sebagai Ketua Komisi XI yang membawahi OJK secara kemitraan, sosok Misbakhun dinilai memiliki kapasitas teknokratis dan politik yang kuat jika benar-benar dicalonkan.
Berita Terkait
-
IHSG Ambles dan Aksi Jual Marak Usai Kabar Misbakhun Jadi Bos OJK
-
OJK Mulai Kumpulkan Data Saham Gorengan, Ini Bocorannya
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Hinca Pandjaitan Soroti Tambang Emas Ilegal, Dana Mengalir Hingga 992 T
-
Legislator PKS ke BNN: Jangan Biarkan 'Whip Pink' Makin Gila, Perlu Ditindak Tegas
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz
-
Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan
-
Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China
-
Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!
-
Spesial Lebaran, BRI Hadirkan Program Cashback hingga 20% Biar Tagihan Bulanan Jadi lebih Hemat
-
BRI Kenalkan Cara Praktis Berbagi THR Lebaran Pakai Layanan Digital QRIS Transfer dan Emas BRImo
-
5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis
-
Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI
-
Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis
-
Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran