Selebtek.suara.com - Drama perseteruan Nikita Mirzani dengan anaknya Lolly sampai saat ini masih terus berlangsung. Bahkan bintang film Comic 8 itu telah memutus biaya sekolah Lolly di London.
Hal ini diketahui dari curhatan putri sulungny aitu di Instagram Story, Di sana ia mengaku jika sang ibu tidak mau membayar biaya sekolahnya di Inggris.
"Halo semuanya, saya membuat Story ini untuk mencoba menghubungi ibu saya karena dia memblokir saya di setiap platform media sosial. Mama saya menolak untuk membayar tagihan sekolah saya dan dia mencoba membuat saya kembali ke Indonesia," kata Lolly lewat Story Instagram, Rabu (7/6/2023).
Meski sempat menjawab dengan ketus permintaan Lolly, nampaknya Nikita Mirzani masih ingin sang anak kembali ke pelukannya lagi. Nikita Mirzani bahkan sampai menyusu anaknya ke London pada Kamis (8/6/2023) malam.
Hal ini terlihat saat salah satu rekan Nikita Mirzani berkomentar di salah satu postingan sang artis. Saat itu teman Niki yang bernama Melanie Kardinata menginginkan dijemput dengan mobil mewah yang baru dibeli Nikita.
Nikita kemudian menyetujui permintaan itu. Namun ia harus menyelesaikan urusannya di Eropa. "Pulang dari Eropa yah kakak. Malam ini aku flight-nya," tulis Nikita sembari menyelipkan emoji hati.
Dugaan ini diperkuat dengan seorang sahabat yang mengucapkan selamat liburan ke Nikita. Ibu tiga anak itu pun memperlihatkan situasi di dalam pesawat.
Dari postingan tersebut Nikita Mirzani diketahui naik pesawat Emirates kelas bisnis. Pesawat ini memang dipergunakan untuk perjalanan ke luar negeri.
Memang belum diketahui tujuan perjalanan Nikita Mirzani ke Eropa untuk apa. Namun karena berdekatan dengan curhatan Lolly, maka banyak yang menduga kalau Nikita Mirzani ingin menyusul anaknya. (*)
Baca Juga: Sosok Elias Dolah, Pemain Asing Liga 1 Indonesia Pernah Antar Negaranya Juara Piala AFF
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026