/
Senin, 19 Juni 2023 | 09:36 WIB
Erick Thohir (YouTube Najwa Shihab)

Selebtek.suara.com - Ketua Umum Persatuan Sepak Bola seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir mengakui Argentina merupakan lawan yang sulit untuk dikalahkan Timnas Indonesia.

Pasalnya Indonesia akan berhadapan dengan tim peringkat 1 dunia yang telah tiga kali meraih Piala Dunia.

"Kalau secara teori, jauh lah kita kelasnya," ujar Erick Thohir dikutip dari kanal YouTube Najwa Shihab, Senin (19/6/2023).

Sementara itu, saat ini Indonesia menempati peringkat 149 dunia. Karena itu, menurut Erick Thohir pertandingan melawan Argentina adalah ajang uji nyali. 

"Dari 8 FIFA MAtchday, kalau bisa 7 pertandingan mencari poin, 1 pertandingan tes nyali. Ini tes nyali," ungkap Erick Thohir.

"Iyalah lawan nomor 1, 3 kali juara dunia, gimana nggak tes nyali," timpal Najwa Shihab.

Meski demikian, Erick Thohir tetap optimis Timnas Indonesia akan memberikan perlawanan yang terbaik. Ia menyebut peringkat Indonesia semakin membaik, dimana 10 tahun terakhir tidak pernah berada di bawah ranking 150 dunia.

Menurut Erick Thohir, skor akhir Indonesia vs Argentina akan draw alias seri. Ia pun berkaca pada pengalaman FIFA Matchday sebelumnya saat Indonesia melawan Palestina.

“Kalau kemarin sama Palestina aja draw, kenapa sama Argentina gak draw?” kata Erick Thohir.

Baca Juga: Persija Tahan Imbang Persebaya 2-2 di Laga Uji Coba, Begini Komentar Thomas Doll

Erick menambahkan, slogan sepak bola Indonesia kini berubah dan diyakini akan ikut membawa semangat baru dalam dunia sepak bola Indonesia. 

“Karena ini kemarin aja slogan sepak bola sudah kita ganti. Kalau kemarin kan ‘Salam Olahraga, Jaya!'” kata Erick Thohir.

“Kalau sekarang ‘Salam Olahraga, Tradisi!’. Kalau tradisi kan gak boleh kalah. Jadi draw terus,” lanjutnya.

Erick Thohir sangat berharap Indonesia akan bisa menahan imbang perlawanan Argentina untuk meraih poin Skuad Garuda.

"Kalau (main lawan) Argentina dapat poin, apalagi kalau draw," ujar Arick Thohir.

"Target draw, minimal," imbuh Najwa Shihab.

Load More