Selebtek.suara.com - Bulan Muharram adalah bulan yang istimewa dalam agama Islam.
Bulan ini merupakan salah satu dari empat bulan yang diisyaratkan oleh Nabi Muhammad SAW sebagai bulan yang mulia.
Di bulan ini, umat Islam diajarkan untuk berjalan di jalan yang benar, meninggalkan segala yang terlarang dan mengamalkan perbuatan yang baik.
Menurut Ustadz Adi Hidayat (UAH) dalam YouTube pribadinya dikutip Selebtek.suara.com, Minggu (23/7/2023) ada beberapa amalan utama yang sebaiknya dilakukan di bulan Muharram.
Pertama, seorang muslim harus berusaha menjadi lebih baik dengan meninggalkan segala hal yang tidak diperkenankan oleh Allah SWT.
Kedua, menjaga pandangan mata agar tidak menatap hal-hal yang tidak seharusnya dilihat.
Ketiga, menjaga lisan agar selalu berbicara dengan baik dan sopan.
Selanjutnya, bagi umat Islam perlu melaksanakan taubat nasuha, yaitu meminta maaf kepada Allah atas perbuatan buruk yang pernah kita lakukan dan berjanji untuk tidak mengulanginya lagi.
Kemudian, seorang hamba bisa memperbanyak amal saleh, seperti sholat sunnah dan bersedekah.
Baca Juga: Namanya Kembali Viral, Ini Lika-Liku Hidup Rafael Tan, dari Anggota Boyband hingga Jualan Seblak
Selain itu, meningkatkan bacaan doa sehari-hari dan membaca Al-Qur'an juga merupakan amalan yang dianjurkan di bulan ini.
Ustadz Adi Hidayat menegaskan bahwa bulan Muharram adalah waktu yang tepat untuk berlatih meninggalkan hal-hal yang haram dan terlarang.
Dengan meninggalkan keburukan, diharapkan bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan berakhlak mulia.
Amalan-amalan yang dilakukan di bulan Muharram akan membimbing seorang hamba menuju ridha Allah SWT.
Semoga dengan melaksanakan amalan-amalan ini, seseorang bisa meraih keberkahan dan keberuntungan di bulan Muharram ini.
Tak lupa Ustadz Adi Hidayat mengajak untuk memanfaatkan bulan yang istimewa ini untuk meningkatkan ketaqwaan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Semoga Allah memberikan keberkahan dan kesuksesan dalam setiap langkah, aamiin.(*)
Berita Terkait
-
Dupa Sering Dianggap Syirik, Ustadz Muhammad Faizar: Sunnah dari Nabi
-
Bongkar Harga Jasa Santet Hingga 300 Jutaan, Ustadz Muhammad Faizar: Sampai Mati, Resiko Besar
-
Pentingnya Pendidikan Rasa Malu Bagi Anak Perempuan, Ustadz Oemar Mita: Pelindung dari Api Neraka
-
Pelet Islami? Ustadz Muhammad Faizar: Kita Boleh Memelet Wanita dengan...
-
Makin Jauh dari Islam! Nathalie Holscher Berani Lepas Hijab dan Tampil Seksi, Ustaz Derry Sulaiman: Untuk netizen yang...
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan