Selebtek.suara.com - Rendy Kjaernett ngotot ingin rujuk dengan Lady Nayoan usai digugat cerai akibat ketahuan berselingkuh dengan Syahnaz Sadiqah.
Aktor 35 tahun ini bahkan merogoh kocek dalam dan rela berdarah-darah demi menghapus tato wajah Syahnaz yang tergambar di punggungnya.
Hal itu dilakukan Rendy sebagai bukti tanggung jawab atas kesalahan yang ia lakkan kepada Lady Nayoan.
Namun ternyata usahanya tersebut tak dianggap oleh Lady Nayoan. Melalui kuasa hukumnya, ibu tiga anak itu menyebut hapus tato bukan bagian dari syarat rujuk.
"Enggak, itu enggak termasuk syarat rujuk. Kan itu hal lazim dan wajar yang harus dilakukan Pak Rendy. Nggak mungkin kan kalau tatonya tetap ada," ujar kuasa hukum Lady Nayoan, Ezra Simanjuntak.
Ezra Simanjuntak menjelaskan saat ini Rendy Kjaernett tengah menyiapkan tawaran agar Lady Nayoan membuka pintu maaf dan bersedia melakukan mediasi.
Rendy Kjaernett bahkan meminta belas kasihan majelis hakim agar diberi kesempatan kedua untuk bermediasi dengan Lady Nayoan. Pasalnya, mediasi pertama dapat dikatakan gagal.
Sementara itu, Lady Nayoan disebut Ezra justru ingin segera memasuki tahap persidangan.
"Pihak Rendy meminta kepada majelis hakim mercy atau belas kasihan, akhirnya majelis bilang, 'udah, kita tunda dulu deh dua minggu coba diusahakan lagi dari pihak Pak Rendy', gitu," beber Ezra Simanjuntak, dikutip dari Suara.com, Selasa (25/7/2023).
Baca Juga: Saddil Ramdani Cedera saat Bela Sabah FC, Media Malaysia Ungkapkan Kekhawatiran
Karena itu selama dua minggu ini, Rendy Kjaernett harus bisa meyakinkan Lady Nayoan dengan membuat sebuah resume berisi usahanya untuk berdamai.
"Kami masih menunggu resume dari kuasa hukum Pak Rendy terkait apa saja. Nanti kami lihat dulu," ujar Ezra Simanjuntak.
Bila tawaran Rendy Kjaernett masuk akal, pihak Lady Nayoan masih mau mempertimbangkan mediasi.
"Kan itu terkait syarat mediasi, jadi nanti kami lihat dulu apa yang mau dijanjikan dan diperbuat oleh Pak Rendy, baru setelah itu kami pikirkan," terang Ezra Simanjuntak.(*)
Berita Terkait
-
Dewi Perssik Sebut Lina Mukherjee Kena Karma Usai Dekat dengan Saipul Jamil: Dia Fitnah Aku..
-
Kronologi Mahasiswa KKN Diusir Warga karena Anggap Dirinya si Paling Cantik
-
Tes Psikologi: Temukan Sifat Negatif Mana yang Mendominasi Kehidupan Anda saat ini dan Menghalangi Kebahagiaanmu
-
Ngotot Ingin Rujuk, Rendy Kjaernett Minta Belas Kasihan Hakim Agar Bisa Mediasi dengan Lady Nayoan
-
Pelawak Lebih Cerdas! Jerome Polin Mati Kutu dengan Pertanyaan Matematika dari Kiki Saputri dan Andhika Pratama
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali