Selebtek.suara.com – Ulah mahasiswa KKN yang menghina wilayah tempat mereka mengabdi kembali viral. Kali ini terjadi di Desa Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi NTB.
Salah satu mahasiswa Unram alias Universitas Mataram mengunggah postingan yang telah menyakiti hati para warga desa, khususnya kaum wanita.
Dalam unggahan di Insta story-nya, mahasiswa berinisial NWAP ini seolah merasa si paling cantik dan telah menjadi kembang desa karena di desa Kayangan tidak ada wanita yang berparas cantik.
Unggahan mahasiswa ini ternyata dilihat oleh seorang warga desa dan menjadi viral. Mereka yang merasa tak terima lalu mendatangi posko KKN dan mengusir mahasiswa yang bersangkutan.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @curhatanmahasiswa.id, tampak pula seseorang yang diduga sebagai petinggi Desa Kayangan yang menyarankan NWAP untuk pulang ke rumahnya.
“Pulang aja dulu, ya. Hati-hati di jalan. Ndak papa,” ucap seseorang yang diduga sebagai petinggi desa.
Sambil menangis, mahasiswa bersangkutan menyalami tangan pria yang merekamnya.
Tak main-main, kepulangan NWAP juga melibatkan polisi dari Kapolsek Kayangan. NWAP juga diminta untuk meminta maaf secara langsung di depan warga desa.
Kapolsek Kayangan, Iptu Hadi Suprayitno memastikan tidak ada ribut warga dengan mahasiswa karena beberapa anggotanya sudah berada di lokasi kejadian.
Baca Juga: Menkominfo Klaim Judi Online Hanya Dilarang di Indonesia, Emang Bener?
Kepulangan NWAP diiringi teriakan warga yang masih tidak terima dengan perkataan sang mahasiswa.
Setelah videonya beredar, NWAP juga mengunggah video permintaan maaf. Ia meminta maaf kepada seluruh warga desa Kayangan atas ucapannya yang telah menyakiti hati warga desa.(*)
Tag
Berita Terkait
-
Tes Psikologi: Temukan Sifat Negatif Mana yang Mendominasi Kehidupan Anda saat ini dan Menghalangi Kebahagiaanmu
-
Ngotot Ingin Rujuk, Rendy Kjaernett Minta Belas Kasihan Hakim Agar Bisa Mediasi dengan Lady Nayoan
-
Pelawak Lebih Cerdas! Jerome Polin Mati Kutu dengan Pertanyaan Matematika dari Kiki Saputri dan Andhika Pratama
-
Sempat Disebut Nyi Roro Kidul, Terbongkar Sosok Asli di Belakang Gus Miftah Saat Hadiri Pengajian di Lampung
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Hitung-hitungan Ranking FIFA: Timnas Indonesia Bisa Salip Malaysia dan 3 Tim Lain usai FIFA Series
-
Target Harga BBTN, Usai Laba Bersih Saham BTN Lampaui Ekspektasi
-
Chemistry Timnas Indonesia U-17 Belum Matang, Butuh Jam Terbang Lagi?
-
5 Perbedaan Cushion dan Foundation, Mana yang Paling Cocok untuk Kulitmu?
-
Ilmuwan Unhas Gunakan Lalat Buah untuk Perang Melawan Kanker dan Virus
-
Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
-
Jadwal Neraka Menanti, Emil Audero dan Cremonese Terpuruk Tanpa Kemenangan 10 Laga Terakhir
-
KPU Serahkan Salinan Ijazah UGM Jokowi Tanpa Sensor, Roy Suryo Klaim Temukan Kejanggalan Baru
-
Rupiah Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.775
-
Fenomena Bulan Baru Bisa Picu Banjir Rob, 12 Wilayah Jakut Masuk Status Waspada hingga 16 Februari