Kemajuan teknologi turut membawa inovasi bagi industri pariwisata di Tanah Air. Utamanya perkembangan teknologi informasi yang memberikan angin segar bagi sektor pariwisata.
Sebagaimana diketahui, kunci utama para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif bisa bertahan di tengah pandemi yakni memiliki kemampuan adaptasi, inovasi, dan kolaborasi yang baik. Ketiga kemampuan pun mulai diterapkan di Indonesia melalui digital tourism, yakni hadirnya teknologi augmented reality (AR).
“Teknologi interaktif seperti AR memberikan kita kemampuan untuk merasakan dan berinteraksi dengan dunia sekitar secara lebih dalam. Bayangkan, berjalan-jalan di museum dan melihat lukisan-lukisan hidup, serta menceritakan kisah mereka sendiri,” kata praktisi pariwisata Harry Tjahaja Purnama, dalam keterangan resminya, Sabtu (29/7/2023).
AR digadang-gadang bakal menjadi teknologi masa depan yang akan mengubah pariwisata Indonesia.
“Pariwisata Indonesia bisa semakin keren dengan teknologi AR. Ini menarik dan interaktif. Yuk, kita dukung terus pariwisata Indonesia. Indonesia pasti bisa,” ujar adik kandung mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama itu.
Dengan pesatnya perkembangan teknologi, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif terus berupaya bergerak cepat mengikuti perkembangan tersebut. Dengan demikian dapat menciptakan tren pariwisata baru pascapandemi Covid-19.
Selain AR, baru-baru ini Harry juga memperkenalkan teknologi baru dalam bidang digital tourism. Platform melalui chat WhatsApp itu diberi nama Ask Harry Tourism. Ini merupakan terobosan teknologi anak bangsa.
“Bisa dibilang Ask Harry Tourism ini menjadi tren digital tourism bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia. Platform ini dapat memberikan informasi apa saja melalui nomor WhatsApp,” beber Wakil Ketua Asosiasi Pariwisata Nasional (Asparnas) itu.
Secara tak langsung Ask Harry Tourism bisa membuat sektor lain seperti transportasi, rumah sakit, mal, bahkan kepolisian untuk memberikan informasi dan layanan kepada masyarakat. Sekaligus agar masyarakat semakin melek dan ikut beradaptasi dalam perkembangan teknologi.
Baca Juga: Anak DN Aidit Kaget saat Injakkan Kaki di Al Zaytun: Ada Anak Komunis Diundang ke Pesantren!
"Menariknya, dari Ask Harry Tourism ini kita bisa menanyakan hal-hal apa saja mengenai pariwisata Indonesia maupun mancanegara dengan bahasa asing. Namun, semuanya hanya akan dijawab dengan bahasa Indonesia," demikian Harry. [*]
Tag
Berita Terkait
-
Anak DN Aidit Kaget saat Injakkan Kaki di Al Zaytun: Ada Anak Komunis Diundang ke Pesantren!
-
Bikin Pemilik Vespa LX Menyesal! Skutik Retro Ini Fiturnya Super Canggih, Harganya Ramah Kantong Mahasiswa
-
Cegah Bahaya Kanker Hingga Penuaan Dini Akibat Asap Dapur, Fotile Hadirkan Penghisap Dapur Teknologi Terbaru
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini
-
Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR
-
Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih
-
Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan
-
Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol
-
Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu
-
Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda