/
Rabu, 02 Agustus 2023 | 23:48 WIB
Digital Tourism Masa Depan Wajah Pariwisata Indonesia (Ist)

Kemajuan teknologi turut membawa inovasi bagi industri pariwisata di Tanah Air. Utamanya perkembangan teknologi informasi yang memberikan angin segar bagi sektor pariwisata. 

Sebagaimana diketahui, kunci utama para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif bisa bertahan di tengah pandemi yakni memiliki kemampuan adaptasi, inovasi, dan kolaborasi yang baik. Ketiga kemampuan pun mulai diterapkan di Indonesia melalui digital tourism, yakni hadirnya teknologi augmented reality (AR).

“Teknologi interaktif seperti AR memberikan kita kemampuan untuk merasakan dan berinteraksi dengan dunia sekitar secara lebih dalam. Bayangkan, berjalan-jalan di museum dan melihat lukisan-lukisan hidup, serta menceritakan kisah mereka sendiri,” kata praktisi pariwisata Harry Tjahaja Purnama, dalam keterangan resminya, Sabtu (29/7/2023).

AR digadang-gadang bakal menjadi teknologi masa depan yang akan mengubah pariwisata Indonesia

“Pariwisata Indonesia bisa semakin keren dengan teknologi AR. Ini menarik dan interaktif. Yuk, kita dukung terus pariwisata Indonesia. Indonesia pasti bisa,” ujar adik kandung mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama itu. 

Dengan pesatnya perkembangan teknologi, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif terus berupaya bergerak cepat mengikuti perkembangan tersebut. Dengan demikian dapat menciptakan tren pariwisata baru pascapandemi Covid-19. 

Selain AR, baru-baru ini Harry juga memperkenalkan teknologi baru dalam bidang digital tourism. Platform melalui chat WhatsApp itu diberi nama Ask Harry Tourism. Ini merupakan terobosan teknologi anak bangsa. 

“Bisa dibilang Ask Harry Tourism ini menjadi tren digital tourism bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia. Platform ini dapat memberikan informasi apa saja melalui nomor WhatsApp,” beber Wakil Ketua Asosiasi Pariwisata Nasional (Asparnas) itu.

Secara tak langsung Ask Harry Tourism bisa membuat sektor lain seperti transportasi, rumah sakit, mal, bahkan kepolisian untuk memberikan informasi dan layanan kepada masyarakat. Sekaligus agar masyarakat semakin melek dan ikut beradaptasi dalam perkembangan teknologi. 

Baca Juga: Anak DN Aidit Kaget saat Injakkan Kaki di Al Zaytun: Ada Anak Komunis Diundang ke Pesantren!

"Menariknya, dari Ask Harry Tourism ini kita bisa menanyakan hal-hal apa saja mengenai pariwisata Indonesia maupun mancanegara dengan bahasa asing. Namun, semuanya hanya akan dijawab dengan bahasa Indonesia," demikian Harry.  [*]

Load More