/
Selasa, 08 Agustus 2023 | 13:37 WIB
Mahkota Miss Universe Indonesia 2023 (Instagram)

Selebtek.suara.com - Finalis Miss Universe Indonesia 2023 memiliki pengalaman pahit saat menjalani kontes kecantikan ini. Mereka diminta untuk bugil di depan orang banyak.

Peristiwa yang terjadi pada 1 Agustus lalu ini bahkan membuat beberapa finalis yang trauma. Salah satunya J, finalis asal Jawa Barat.

Ia mengatakan kalau saat itu ia diminta untuk melepaskan seluruh pakaian yang dikenakan. Namun saat ingin memakainya kembali, ia justru dimarahi oleh para juri.

"'Gimana sih kalau nanti dikirim ke luar negeri? Kalau di luar negeri nanti kamu akan telanjang di depan banyak orang. Jadi kamu harus bangga dengan dirimu sendiri',” kata J menirukan orang yang memarahinya dalam konferensi pers di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Senin (7/8/2023).

Hal yang cukup memalukan, saat ia dipaksa telanjang, lekuk tubuhnya dipertontonkan oleh banyak orang, termasuk tiga pria. Lokasinya pun terbilang kurang tertutup.

"Dan di situ tidak hanya ada perempuan saja, di situ ramai, ada tiga orang laki-laki dan beberapa perempuan. Tempat itu juga tidak di ruangan tertutup, tidak ada pintu, benar-benar hanya sekat kayu saja dan orang lalu lalang di situ sangat bebas," sambungnya.

Saat itu, J merasa harga dirinya sebagai perempuan diinjak-injak. Terlebih ia juga mendapatkan body shaming ketika dipaksa bugil.

R dan J, dua dari sederet finalis Miss Universe Indonesia 2023 yang jadi korban foto bugil. (sumber: Suara.com/Tiara Rosana)

"Saya juga masih kepikiran bagaimana mereka selalu mengurusi tubuh. Kasarnya itu adalah body shaming, karena menilai dari kulit saya bagaimana, lalu saya juga dipertontonkan ramai-ramai orang," imbuhnya lagi.

Selain J, finalis asal Jawa Barat lain berinisial R juga merasakan hal yang sama. Bedanya, R sempat disentuh bagian bokongnya.

Baca Juga: Jurus Jitu Prilly Latuconsina Anti Insecure Saat Bertemu Mantan yang Sudah Gandeng Kekasih Baru

Beruntungnya R dan J bukan finalis yang difoto saat telanjang. Ketika bagian mereka, tidak ada sesi foto bagian tubuh yang kurang sempurna.

"Saya merasa sangat direndahkan sebagai wanita, karena kita dilihatnya sebagai objek dan bukan sebagai orang-orang yang berprestasi di Indonesia. Sedangkan kita sudah melakukan sekuat tenaga untuk bisa membanggakan Indonesia," tutur R.

Atas peristiwa yang tidak menyenangkan itu, Province Director dan para finalis sudah resmi melaporkan PT. Capella Swastika Karya selaku pemilik lisensi Miss Universe Indonesia ke Polda Metro Jaya.

PT. Capella Swastika Karya diduga  melakukan pelecehan seksual dengan pasal Pasal 4, 5 dan Pasal 6 Undang-Undang TPKS. Mereka juga menyertakan Pasal 14 dan Pasal 15 Undang-Undang TPKS. (*)

Load More