Selebtek.suara.com – Swiss menjadi salah satu destinasi negara yang ingin dikunjungi banyak orang. Keindahan yang terpampang nyata di negara ini membuat banyak orang ingin menjelajahi bahkan menetap di negri yang indah ini.
Namun, untuk tinggal di Swiss ternyata tak mudah karena setiap negara tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan.
Lantas, apa saja kelebihan dan kekurangan Swiss?
Kelebihan
1. Tingginya kualitas hidup
Selain indah, Swiss juga terkenal dengan kebersihannya. Makanan-makanan yang diperjualbelikan juga dinilai lebih sehat karena memiliki kadar lemak dan gula yang rendah serta minim pengawet.
2. Penghasilan lebih merata
Penghasilan yang merata masyarakat Swiss dapat dilihat dari GINI Index-nya yang rendah. GINI Index merupakan tolak ukur kesetaraan berdasarkan distribusi pendapatan di suatu negara.
3. Alam dapat diakses dengan mudah
Baca Juga: Lady Nayoan Maafkan Rendy Kjaernett saat Ultah, Netizen Beri Pesan Ini ke Syahnaz Sadiqah
Dikenal dengan negara yang memiliki panorama yang indah, akses wisata alam di Swiss terbilang cukup mudah dijangkau. Bahkan, beberapa objek wisata alam bisa dicapai hanya dengan berjalan kaki.
Kekurangan
1. Terlalu banyak Bahasa
Swiss mempunyai 4 bahasa nasional. Pembagian Bahasa ini tergantung oleh wilayah yang ditinggali.
Tak hanya Bahasa nasional, di beberapa wilayah terkadang juga menggunakan Bahasa lokal atau dialek tersendiri.
2. Sulit memiliki teman yang asli berasal dari Swiss
Masyarakat Swiss terkenal introvert. Jadi, cukup sulit membuka pertemanan dengan orang asli Swiss.
3. Kurangnya kegiatan di malam hari
Orang-orang di Swiss cenderung lebih menghargai waktu istirahat. Karena itu, di beberapa wilayah sudah tampak sepi pada pukul 7 malam.
Selain itu juga jarang terdapat minimarket yang buka selama 24 jam.(*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Bocoran Vivo V70 FE: Kamera 200MP, Baterai 7000mAh, Update 6 Tahun, Rilis 28 Februari?
-
Siap Guncang Malaysia! Dewa 19 Boyong 3 Vokalis, Tyo Nugros, hingga Padi Reborn Sekaligus
-
IIMS 2026 Sukses Besar, 580 Ribu Pengunjung dan Transaksi Tembus Rp8,7 Triliun
-
Serangan Siber Lewat APK Palsu Makin Canggih dan Terstruktur
-
Selain Air Putih, 5 Minuman yang Bikin Sahur Lebih Segar
-
Ngabuburit: Budaya Menunggu Buka Puasa yang Melegenda dari Tanah Sunda
-
Reuni, Bukber, dan Panggung Pencapaian Terselubung yang Haus Validasi
-
Lapar Mata yang Mematikan Nurani! Ironi Gunungan Sampah di Bulan Suci Ramadan
-
Impor 105 Ribu Pikap India PT Agrinas Dianggap Berlawanan dengan Program Prabowo
-
Sunscreen untuk Atasi Flek Hitam Harganya Berapa? Ini 5 Pilihan yang Bagus