Selebtek.suara.com - Aktor kocak Aming kembali mencuri perhatian publik. Setelah mengubah penampilannya beberapa waktu lalu, kini Aming membuat tafsiran soal pemakaian hijab yang dinilai sebagai tanda kesalehan seorang perempuan.
Hal itu diungkapkan Aming saat menjadi bintang tamu dalam podcast Helmi Yahya. Dalam salah satu sesi Aming sempat menyinggung mengenai atribut atau hijab seseorang.
"Kenapa sih orang kita tuh, gampang sekali ter-distract sama atribut, packaging," kata Aming dalam potongan video yang dikutip dari unggahan akun TikTok @R66 Media.
Aming kemudian menyinggung soal hijab yang dikenakan oleh muslimah.
"Punten ya kayak misalnya gue juga belajar, correct me if I’m wrong. Kalau misalnya ini jadi sesuatu yang sensitif enggak usah ditayangin ya. Tapi gue belajar bahwasanya misalnya hijab, gue liat hijab wajib ya? 'Wajib kok Ming, lo liat Al Quran deh'. 'Oke nanti gue liat gue pelajari sesuai kapasitas gue'," beber Aming.
Kemudian, Aming menyatakan bahwa pemakaian kerudung atau hijab di Arab tidak hanya berlaku bagi perempuan muslim saja. Sebab, kondisi geografis di sana yang panas membuat perempuan di Arab banyak yang mengenakan kerudung.
"Tapi setau gue kan enggak melulu muslim ya. Namanya Jazirah Arab itu kan rata-rata ya mau Jewish, mau muslim mau Nasrani mau apa ya mereka hidup letak geografisnya di gurun pasir ya mereka pakai baju tertutup," ungkap Aming.
Bahkan, lanjut Aming, perempuan penganur Kristen Ortodoks menurutnya juga memakai hijab yang tertutup.
"Bahkan ada yang memakai cadar juga. Bahkan beberapa Kristen ortodoks lebih ketutup lagi." ujarnya.
Baca Juga: Kesaksian Pelayan Kafe Oliver Soal Sedotan di Gelas Kopi Mirna Salihin, Inikah Petunjuknya?
Aming mengaku kembali membaca dan menelusuri Al Quran. Namun berdasarkan hasil penafsirannya, penggunaan hijab itu untuk membedakan antara mereka yang telah merdeka dengan budak sahaya.
"Oke akhirnya pas gue baca (Al Quran) oh ternyata memang wajib, tapi dari apa yang gue telusuri dari hasil penafsiran gue sendiri. Dari hasil kajian gue sendiri. Ternyata hijab itu awalnya untuk membedakan mana yang merdeka mana yang budak sahaya," paparnya.
"Nah yang ada mispersepsi yang terjadi sekarang adalah persepsi di mana hijab itu diklaim sebagai parameter atau tolak ukur kesalehan seseorang gitu loh," imbuhnya.
Pernyataan Aming yang diunggah oleh akun tersebut langsung menuai beragam reaksi warganet.
"Hanya orang-orang tertentu yang paham penyampaian Aming," komentar warganet.
"Wajib itu menutup aurat artinya menjaga kehormatan diri sendiri," komentar yang lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?