SUARA SEMARANG - Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka memunguti sampah yang ditinggalkan warga begitu saja di area Car Free Day (CFD) Jalan Slamet Riyadi Surakarta.
Gibran Rakabuming Raka tak tahan melihat sampah di area CFD tersebut sehingga langsung mengambil dan mengumpulkan sampah di sekitarnya.
Gibran Rakabuming Raka menyayangkan kurangnya kesadaran warga dalam membuang sampah di sekitar lokasi CFD.
Mengutip dari SuaraSurakarta.id, sampah di CFD Solo banyak berserakan di taman-taman dan lokasi yang dekat dengan para pedagang.
Para pedangan di area CFD Solo juga tidak semua memiliki kesadaran untuk menyediakan tempat sampah untuk menampung bungkus dari dagangannya.
Saat melihat sampah yang ada di taman ketika memantau CFD, Minggu (22/5/2022), Gibran Rakabuming Raka yang sedang bersepeda berhenti sejenak.
Ketika sampai di depan Solo Grand Mall (SGM), Gibran terlihat berhenti dan memunguti sampah-sampah plastik minuman yang ada di taman.
Gibran Rakabuming Raka bahkan menunggu warga selesai minum es yang menggunakan kemasan plastik untuk dibuangkan ke tempat sampah oleh putra sulung Presiden Jokowi tersebut.
"Sudah mbak? kalau sudah tinggal aja, nanti aku bersihin. Tinggal saja (sampahnya)," ujar Gibran.
Setelah selesai, Gibran kembali bersepeda dan sesekali berhenti serta mengambil sampah yang dibuang di taman.
Sampah yang dipungut, Gibran dikumpulkan di tempat sampah yang tak jauh dari lokasi.
Gibran Rakabuming Raka mengatakan akan menambah tempat sampah dan petugas agar sampah di area CFD bisa lebih terkendali,
"Nanti kita tambah tempat sampahnya, petugas yang aktif mengambil juga diperbanyak. Kesadaran warga akan buang sampah pada tempatnya memang masih," tandas Gibran.
Gibran juga melihat, masih banyak warga yang duduk-duduk di atas taman yang dikhawatirkan bisa merusak taman.
"Sayang kalau tamannya rusak. Buang sampah kebanyakan di taman," kata Gibran.
Berita Terkait
-
Keren, Sekolah Ramah Lingkungan dari 2,2 Ton Sampah Plastik Dibangun di Tangerang
-
Dari Limbah Jadi Nilai Ekonomi, Kisah Inspiratif Ibu Amaliyah Bersama PNM di Kampung Masigit
-
Persis Solo Belum Menyerah untuk Terhindar dari Degradasi
-
Penanganan Sampah jadi Prioritas Nasional, Prabowo Optimis Banyumas Capai Target Zero Waste to Money
-
Dari Sampah Jadi Genteng, Prabowo Dorong Inovasi Bernilai Ekonomi
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Kejar Target Rp150 Triliun, Pemprov Banten 'Obral' Potensi Investasi di Lebak dan Pandeglang
-
Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak
-
Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua
-
Biar Lebih Tenang, Ini Cara Pastikan Aplikasi yang Kamu Pakai Aman
-
7 Sepatu Lari Lokal yang Paling Banyak Dipakai di CFD Jakarta, Nomor 3 Lagi Naik Daun
-
KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!
-
Kasus Korupsi Jalan Mempawah Kian Memanas, KPK Panggil Kadis PUPR dan 5 ASN Sekaligus
-
Suku Bunga Deposito BRI Tahun 2026
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga