SUARA SEMARANG - Komisaris PSIS Semarang, Junianto beserta anaknya bernama Fardhan Nandana yang jadi manajer tim pamit undur diri pada Minggu (29/5/2022).
Pamitnya kedua petinggi PSIS Semarang tersebut membuat tanda tanya besar para suporter, terutama sang komisaris Junianto yang sudah sangat dekat dengan kalangan pendukung.
Meskipun sudah dijelaskan maksud dari pamitnya Junianto dan manajer Fardhan Nandana, para suporter tidak puas dengan keputusan tersebut dan ingin mengetahui lebih detail.
Kolom komentar instagram PSIS Semarang tiba-tiba dibanjiri dengan seruan tagar EbesStay, tanda bahwa para pendukung ingin Junianto tetap mendampingi Mahesa Jenar.
Diketahui, usai laga uji coba PSIS Semarang vs PSM Makassar, sang manajer menuliskan kata-kata pamitnya lewat instagram.
"Wes sempurna @psisofficial stadion sudah bisa dipakai. Pemain lengkap ada Taisei Marukawa, Carlos Fortes, sama mas Septian David Maulana sudah waktunya juara tahun ini. Saya dan Ebes Anto pamit dulu," tulis Manajer PSIS Semarang Fardhan Nandana Ramadhan dalam unggahan terbaru pada akun Instagram @farna.ndana.
Dia mengatakan akan fokus kuliah terlebih dahulu setelah beberapa waktu lalu Junianto dan anaknya mendampingi PSIS Semarang hingga di titik seperti ini.
Sementara untuk sang ayah, dikatakannya akan fokus pada bisnis lainnya terlebih dahulu.
PSIS Semarang selanjutnya akan dipercayakan kepada Heri Sasongko, sosok yang ditunjuk Junianto untuk jadi representasi dirinya.
"Saya tak fokus kuliah, Ebes Anto fokus pada bisnisnya. Nanti Pak Yoyok Sukawi, dibantu om Heri Sasongko," kata Fardhan Nandana.
Sementara itu Komisaris PSIS Semarang Junianto dalam instagramnya menjelaskan sudah menunjuk seseorang untuk mengelola kepemilikan saham Wahyu Agung Group di PSIS Semarang.
"RUPS Wahyu Agung Grup hari Senin 25 April 2022 menunjuk saudara Heri Sasongko, untuk mengelola penuh sebagai representatif dari kepemilikan saham Wahyu Agung Grouo di PSIS Semarang," kata Junianto.
Setelah ini, sepertinya PSIS Semarang akan jarang bertemu langsung dengan Junianto.
Hal tersebut tergambar dari unggahan Junianto yang mengatakan akan merindukan PSIS Semarang.
"We miss you @psisofficial, selamat bertugas om Heri Sasongko, bantu Pak Yoyok Sukawi," kata Junianto dalam Instagram pribadinya @anto_van_java.
Beberapa waktu lalu, Junianto pernah mengatakan bahwa tujuannya menjadi komisaris PSIS Semarang adalah karena wujud kecintaannya pada Mahesa Jenar.
Junianto yang merupakan pengusaha asal Boja tersebut mengaku dari kecil sudah menjadi pendukung setia dan mengidolakan PSIS Semarang.
Berita Terkait
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Deretan Orang Dekat Raffi Ahmad Duduki Kursi Direksi dan Komisaris BUMN, Ini Daftar Jabatannya
-
Ditantang Putusan MK, Bakom Ungkap Alasan 30 Wamen Tetap Jabat Komisaris BUMN
-
Menjelajahi Pecinan Semarang dalam Sebuah Buku
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Bau Rokok Membandel di Mobil Bekas? Coba 5 Cara Menghilangkannya dengan Bahan Alami
-
Nilai Transaksi Kripto Nyaris Rp122 Triliun dalam 5 Bulan, Anak Muda Jadi Penggerak Utama
-
PTBA Angkut 1,56 Ton Sampah dari Sungai Enim, Tebar Ribuan Benih Ikan Pulihkan Ekosistem
-
Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka
-
Pecah Kongsi Pemkot Bandung! Wawali Erwin Buka-Bukaan Tak Pernah Diajak Bicara oleh Walikota Farhan
-
Syok Saat Kondangan! Orang Tua di Bekasi Pergoki Pembunuh Anaknya Bebas Berkeliaran
-
Rudy Susmanto Minta KPK dan Jaksa Kawal Pembebasan Lahan 2 Proyek Raksasa Bogor
-
Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal
-
Perwali Tolak LGBT Diusulkan di Palembang, Akankah Pemkot Mengabulkannya?
-
Sabet Emas di World Climbing Series, Desak Made: Kami Tak Didukung Pemerintah