SUARA SEMARANG - Tahun ini Masjid Baiturrahman Semarang tidak melakukan penyembelihan hewan kurban di masjid yang berada di kawasan Simpang Lima Semarang.
Menurut Ketua Umum Yayasan Pusat Kajian dan Pengembangan Islam (YPKPI) Masjid Raya Baiturrahman, Ahmad Darodji, penyembelihan dilakukan di Masjid Islamic Center, Manyaran pada Senin (11/7/2022).
Hak itu dilakukan karena Masjid Raya Baiturrahman masih dalam resnovasi tahap akhir dan masih belum diserahkan oleh PUPR.
Alasan lainnya adalah dikarenakan di Masjid Islamic Center memiliki lapangan yang cukup luas sehingga lebih cocok untuk melakukan peyembelihan hewan kurban.
"Penyembelihan hewan kurban untuk tahun ini tidak dilakukan di tempat ini. Majid Baiturrahman ini belum diserahkan oleh pelaksana PUPR kepada kita, jadi kami belum berani menyembelih kurban di sini," katanya usai sholat Idul Adha, Minggu (10/7/2022).
Adapun data jumlah hewan kurban yang dititipkan ke Masjid Raya Baiturrahman hingga Sabtu pukul 22.00 WIB adalah 11 ekor sapi, 1 ekor kerbau, dan 23 ekor kambing.
Meskipun disembelih di Manyaran, daging hewan kurban nantinya akan dibagikan kepada fakir miskin, tukang becak, dan pedagang kaki lima di sekitar Masjid Raya Baiturrahman Simpang Lima Semarang.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo beserta keluarga menyerahkan hewan kurban seekor sapi secara simbolis kepada panitia penyembelihan hewan kurban Masjid Raya Baiturrahman Semarang.
Baca Juga: Beasiswa untuk 125 Mahasiswa Diberikan BI Kaltim, Ini Rinciannya
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Ketika Luka Batin Dibahas dengan Hangat dalam Loving the Wounded Soul
-
Razia WNA, Aparat Gabungan Sangihe Kepung Area Tambang Bowone
-
Baru Semusim Main di Liga Champions, Girona Resmi Terdegradasi dari LaLiga
-
Momen Hangat Pertemuan Marselino Ferdinan dan Shin Tae-yong Jelang TC Timnas Indonesia
-
Blackout Sumatera, Ini Cara Aman Pakai Genset saat Listrik Padam di Rumah
-
Harry Kane Ukir Sejarah, Jadi Pemain Inggris Kedua yang Cetak 60 Gol Semusim di Liga Top Eropa
-
Duka Sunyi di Balik Mata Bocah Enam Tahun: Menyelami Kedalaman Film Summer 1993
-
Pep Guardiola Tak Mau Ikut Campur Cari Penggantinya di Manchester City
-
Persib, Ekstase Kecil di Zaman yang Tak Mudah
-
Kronologi Penjual Sate Diamuk Warga di Makassar, Polisi Sampai Kewalahan