- Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta mendesak Pemkot Jakarta Selatan memediasi sengketa akses jalan warga di Bintaro, Pesanggrahan.
- Konflik lahan sejak 2005 menyebabkan kerusakan infrastruktur jalan serta menghambat layanan listrik dan memicu praktik pungutan ilegal.
- DPRD menargetkan penyerahan aset kepada pemerintah agar perbaikan jalan dapat segera dibiayai melalui anggaran APBD daerah.
Suara.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino, mendesak Pemerintah Kota Jakarta Selatan untuk segera memediasi konflik akses jalan di RT 05/RW 11, Kelurahan Bintaro, Pesanggrahan.
Masalah akses jalan di Jalan Taman Bintaro Dalam tersebut diketahui telah terbengkalai dan merugikan warga sejak tahun 2005.
Wibi meminta jajaran eksekutif, mulai dari tingkat kota hingga kelurahan, untuk proaktif memfasilitasi pertemuan antara warga dengan pemilik lahan guna mencari titik temu.
“Kami juga meminta pada lurah sebagai pimpinan di tingkat wilayah untuk bisa memfasilitasi pertemuan,” ujar Wibi, mengutip laman resmi DPRD DKI Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Persoalan ini bermula dari keengganan pemilik lahan untuk menyerahkan asetnya kepada Pemprov DKI Jakarta sebagai fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum). Akibatnya, selama lebih dari dua dekade, prasarana jalan di lokasi tersebut tidak layak dan akses listrik warga terhambat karena kendala administrasi yang rumit.
Selain infrastruktur yang rusak, warga melaporkan adanya praktik pungutan liar atau pungli terhadap kendaraan yang melintas di jalan tersebut, padahal jalur itu merupakan akses utama menuju hunian mereka.
“Seharusnya ketika kita membeli suatu rumah, pasti kita sudah berpikir memiliki akses jalan. Ternyata jalan itu adalah di luar daripada rumah yang dibeli,” kata Wibi.
Menindaklanjuti keluhan tersebut, Wibi menyatakan komitmennya untuk mengawal langsung proses mediasi di tingkat wilayah. Ia menegaskan akan terlibat aktif agar persoalan ini tidak kembali berlarut-larut.
“Saya pasti akan turun langsung juga untuk bisa terlibat dalam mediasi-mediasi yang berjalan di bawah,” katanya.
Pihak DPRD berharap mediasi ini segera membuahkan hasil agar status lahan menjadi jelas. Dengan penyerahan aset kepada pemerintah, perbaikan infrastruktur jalan dapat segera dieksekusi menggunakan dana APBD.
“Mudah-mudahan akan ada solusi, dan juga warga bisa merasakan jalanan yang baik dan kehadiran pemerintah di wilayahnya,” pungkas Wibi.
Berita Terkait
-
Hakim Praperadilan Febrie Beri Peringatan: Jangan Ganggu Independensi Kami
-
Data Sering Nyangkut, DPRD DKI Minta Mekanisme Sanggah Manual untuk Desil Warga
-
DJ Wanita Diduga Dilecehkan dan Dianiaya di Jaksel, Polisi Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Bapenda dan BPAD DKI Dapat Suntikan Rp68 Miliar Guna Pulihkan Layanan Pajak dan Aset
-
Jakarta Punya Aturan Baru: Pembangunan 30 Tahun ke Depan Tak Boleh Rusak Lingkungan
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
2,578.0 km: Saat Semesta Mengalahkan Itinerary Manusia Lewat Cinta Baru
-
Ditegur Tak Gubris, Dua WNA Diduga Berbuat Asusila di Pekarangan Rumah Warga di Bali
-
Maulid Nabi Tanggal Berapa? Ini Jadwal 2026 Berdasarkan SKB 3 Menteri
-
Ciri-Ciri Makhluk Hidup yang Perlu Diketahui, Lengkap dengan Penjelasannya
-
Tabrakan Beruntun di Tol Dalam Kota Dekat GT Senayan, Dua Orang Luka
-
Tone Deaf Bukan Sekadar Label: Politik Punya Andil Besar dalam Hidup Kita
-
Cara Membersihkan Pori Tersumbat akibat Makeup, Ikuti 10 Tips Ini
-
BPS Jelaskan Mengapa Bisa Masuk Desil Tinggi Meski Merasa Ekonomi Pas-pasan
-
Paradoks SDA Indonesia: Ketika Kekayaan Negeri Sendiri Menjadi Barang Mewah
-
Netizen Bandingkan Dana Suvenir HUT RI dengan Penanganan Bencana, Ini Kata Menkeu