/
Senin, 11 Juli 2022 | 21:55 WIB
Instagram @pssi

SUARA SEMARANG - Jika menilik regulasi head to head versi AFC dan FIFA akan berbeda hasil Indonesia tentang siapa yang berhak lolos di klasemen Grup A Piala AFF U 19.

Aturan AFC dan FIFA menyatakan bahwa Indonesia adalah tim sebagai pemuncak klasemen Grup A Piala AFF U 19 bukan Vietnam.

Dari hitungan klasemen hasil pertandingan di Grup A dengan versi AFC dan FIFA Indonesia ada paling atas atau pemuncak.

Hasil klasemen versi AFC dan FIFA jika Indonesia adalah juara Grup A Piala AFF U 19 2022 dengan 11 poin.

Namun menjadi kontroversial saat aturan yang digunakan dalam gelaran Piala AFF U 19 menggunakan standar AFF.

Hasil versi AFC atau FIFA dengan versi AFF berbeda, dimana Indonesia justru bukan sebagai pemuncak klasemen.

Bahkan versi AFF menyatakan Indonesia tidak lolos sebab menempati posisi ketiga klasemen Grup A meski memiliki 11 poin.

versi AFC dan FIFA menempatkan Indonesia sebagai juara Grup A sebab memiiki selisih jumlah gol lebih baik dibandingkan Vietnam dan Thailand.

Klasemen Grup A versi AFC dan FIFA kemudian disusul tim Vietnam dan Thailand, juga dengan jumlah poin yang sama dengan Indonesia.

Baca Juga: Naik Pesawat dari Bandara Ahmad Yani Semarang Wajib Sudah Booster Per 17 Juli 2022

Hitungan versi AFC dan FIFA menyatakan head to head berdasarkan agregat selisih jumlah gol jika ada tim yang memiliki poin sama.

Statitik gol Indonesia memiliki jumal 17-2, atau mengoleksi 17 gol berhasil disarangkan ke gawang lawan, dan kemasukan hanya 2 gol.

Kemudian statstik Vietnam adalah 12-3, yang berhasil menjebol gawang lawan sebanyak 12 gol dengan kemasukan 3 gol.

Sementara bagi Thailand statistk jumlah gol adalah 7-1 atau hanya memasukan 7 gol dengan kebobolan 1 gol.

Namun hasil klasemen versi AFC dan FIFA berbeda dengan regulasi dari kompetisi AFF.

Versi AFF menghitung head to head antar tim dengan produktivitas saat bertanding bukan dari jumlah selisih gol saat memiliki jumlah poin sama.

Hasilnya Indonesia hanya menempati klasemen Grup A posisi ketiga berisi AFF.

Dengan juara Grup A ditempati oleh Vietnam yang didampingi oleh Thailand, kendati ketiga tim sama mengoleksi 11 poin.

Hal ini dikarenakan AFF tidak memperhitungkan hasil pertandingan imbang dua kali Indonesia tanpa gol saat jumpa Vietnam dan Thailand.

Secara head to head tersebut, maka Indonesia dinyatakan kalah jika dibandingkan dengan Vietnam dan Thailand.

Terutama paling mencolok saat skor imbang 1-1 pada laga Vietnam vs Thailand Minggu (10/7/2022) kemarin.

Hasil seri 1-1 Vietnam vs Thailand menjadikan berapa pun kemenangan Indonesia dengan banyak gol yang diceploskan ke gawang Myanmar menjadi sia-sia.

Mengutip akun Instagram @kabar.timnas jika regulasi AFF membuat pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong mengatakan aturan AFF tak masuk akal.

Shin Tae Yong dalam akun tersebut mengatakan sedikit aneh dengan regulasi AFF yang berbeda dengan AFC atau FIFA sesuai induk organisasi sepakbola regional dan dunia.

"Sebenarnya kami lolos, ini tidak masuk akal dan juga harusnya dari lawan melakukan fair play di situasi seperti ini," kata Shin Tae Yong.

Shin Tae Yong juga menyoroti pertandingan seri 1-1 Vietnam vs Thailand sebab tidak fair play karena takut dengan Indonesia.

"Tapi nyatanya tidak seperti itu, Vietnam dan Thailand mungkin takut lawan Indonesia, saya tidak begitu senang," katanya.

Shin Tae Yong mengungkapkan jika sepakbola Indonesia sudah semakin kuat dan mengarah ke yang baik hal ini membuat ketakutan Vietnam dan Thailand.

"Jadi hasilnya mungkin seperti itu yang dibuat mereka," katanya.

Sebelumnya, Indonesia sukses mengalahkan Myanmar di laga penutup fase grup Piala AFF U 19.

Indonesia berhasil menang telak 5-1 atas Myanmar, namun gagal lolos fase grup sebab pertandingan lainnya Vietnam vs Thailand berakhir seri 1-1.

Hasil klasemen Grup A menyatakan Vietnam didampingi Thailand lolos ke putaran berkutnya dengan melawan juara dan runner up Grup B yakni Laos dan Malaysia.

Load More