/
Senin, 08 Agustus 2022 | 10:06 WIB
Bharada E (Suara.com/Alfian Winsnto)

SUARA SEMARANG - Bharada E akan menceritakan kronologi kejadian sebenarnya tentang kasus penembakan Brigadir J.

Selama ini, Bharada E mengakui bahwa kronologi tentang kasus yang menewaskan Brigadir J adalah rekayasa.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kuasa Hukum Bharada E, Deolipa Yumara yang mengungkapkan kliennya sudah berserah diri kepada Tuhan.

Kepada kuasa hukum, Bharada E mengaku bahwa cerita yang disampaikannya kepada masyarakat sejauh ini hanya skenario.

"Kronologi kejadian itu yang disampaikan ke publik itu kronologi kejadian yang direkayasa. Artinya, secara kasar atau secara jelaspun itu dibikinkan skenario untuk diperbuat seolah-olah ada kejadian bela paksa," ujar Deolipa kepada wartawan, Senin (8/8/2022) dikutip dari PMJ News.

"Bharada E dilakukan bela paksa terhadap upaya penyerangan oleh korban si Yosua," tambahnya.

Bharada E baru menceritakan hal tersebut kepada Deolipa usai dirinya menjadi pengacara barunya.

"Akhirnya dia terbuka mata hatinya dan dia mulai plong mulai merasa nyaman, mulai merasa tenteram, dan karena dia berpasrah sama Tuhan, ya sudah," tuturnya.

Tim penyidik kepolisian akan mencocokkan keterangan Bharada E tersebut dengan data yang ada, setelah penguatan terhadap saksi-saksi pendukung.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Apakah Kamu Seorang Ektrovert atau Introvert?

"Dia (Bharada E) sudah bilang, ya, kemarin adalah skenario. Sedangkan yang ini adalah yang riil (fakta sebenarnya)," ujar Deolipa.

"Sehingga kemudian dicocokkan oleh penyidik apa yang dia sampaikan dengan data pada saksi dan maupun bukti-bukti yang ada nyatanya autentik akurat," tuturnya.  

Dia menambahkan, kabar yang simpang siur tentang kasus penembakan Brigadir J akan menjadi lebih jelas setelah pengakuan Bharada E kali ini.

Load More