SUARA SEMARANG - Tak banyak diketahui oleh publik jika saat menjadi pasukan perdamaian PBB di Taman, Krishna Murti selamatkan anak Flores yang terjebak perang.
Anak Flores yang diselamatkan Krishna Murti saat itu sedang nyantri di Yaman namun perang menyebabkan ia tak bisa sekolah dan justru terjebak.
Saat itu Krisna Murti menjabat sebagai komandan satgas polisi di Yaman di bawah bendera PBB pada 2014.
Krisna Murti ditugaskan pemerintah Indonesia untuk mengevakuasi ribuan WNI di Yaman yang terjebak perang.
Ada sebanyak 2.000 warga Indonesia berhasil di evakuasi Krishna Murti ke Oman dan Arab Saudi saat terjadi perang besar.
Warga Indonesia itu dikembalikan ke Tanah Air sebagai misi besar yang digagas Kementerian Luar Negeri RI yang dipimpin Krishna Murti dari unsur Polri.
Salah satu anak kecil yang diselamatkan Krisna Murti yakni seorang santri asal Flores bernama Husni yang sedang menempuh pendidikan agama di Yaman.
Anak tersebut kemudian ia bawa ke Indonesia dan diajak untuk tinggal di rumah Krisna Murti sembari dipekerjakan.
Kekinian, anak tersebut sudah dewasa dan menapak biduk rumah tangga dengan prosesi pernikahan.
Baca Juga: Seoul Tenggelam oleh Banjir, Netizen Salahkan Park Min Young dan Song Kang
Krishna Murti didaulat sebagai pihak keluarga sang anak tersebut untuk nikahkan datang ke mempelai perempuan
Proses pernikahan tersebut diupload oleh Krisna Murti pada akun Instagram pribadinya lewat video Reels.
"Namanya Husni. Anak Flores yg saya evakuasi dari Yaman th 2014 saat nyantri disana dan terjebak dalam pernah Taman" katanya, Selasa (9/8/2022).
Krishna Murti juga menjelaskan jika saat sejak kepulangan ke Indonesia sampai sekarang Husni bekerja dan tinggal di rumahnya.
"Tinggal di rumah saya sambil ngajarin ngaji anak2 tetangga" katanya.
Ia juga merasakan kebahagiaan bisa mengantar Husni sampai ke jenjang pernikahan menemukan jodohnya.
Berita Terkait
-
Hari Anak Nasional Alfamart Salurkan Bantuan 50 Paket Sekolah di Kota Semarang Hasil Donasi Konsumen
-
Pesan Krishna Murti Saat Tertinggal Jauh oleh Rekan Seprofesi: Ojo Dibandingke
-
10 Deretan Nama Anak Perempuan Islami, Singkat Cantik Solehah, Simak Lengkap Artinya
-
Senator Australia Sebut Bali adalah Negara, Sandiaga Uno: Dia Bukan Anak IPS
-
Kota Semarang Kembali Sabet Predikat Kota Layak Anak Tahun 2022
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Lawan Overcapacity, Strategi Transformasi SIG Mulai Berbuah Manis
-
Drama Harga Es Jeruk di Hammersonic 2026, Bos Promotor sampai Turun Tangan
-
Bekasi Timur Berduka, Penumpang Mulai Bangkit dari Trauma
-
Skandal Tagihan Hantu di RS Jember: Saat Dana BPJS Rakyat Digerogoti Diagnosa Palsu
-
5 Shade Wardah Glasting Liquid Lip agar Bibir Terlihat Plumpy dan Glossy Tahan Lama
-
Lahan Pusat Kota Menipis, Kawasan Kemayoran Bakal Disulap Jadi Pusat Ekonomi Baru
-
Soroti Kasus Kiai Cabul di Pati, KSP Dudung: Lindungi Korban, Tindak Tegas Pelakunya!
-
Review The Boys Season 5: Kritik Tajam Otoritarianisme di Dunia Modern!
-
5 HP Midrange Oppo Terkencang, Performa Gahar untuk Gaming dan Multitasking
-
Kereta Gantung Sepanjang 8 KM Bakal Dibangun di Kawasan Prambanan Sleman, Investasinya Rp200 Miliar