SUARA SEMARANG - Pelaku UMKM Burjo Warmindo di Kota Semarang menjerit saat tahu harga mie instan bakal naik tiga kali lipat.
Burjo Warmindo atau dikenal bubur kacang ijo dan warung makan Indomie, sangat menggantungkan nasibnya dengan mie instan sebagai menu utama jualannya.
Di ketahui harga gandum dunia melonjak membuat harga bahan dasar mie instan juga diprediksi bakal ikut bergejolak naik.
Pemilik Burjo Warmindo di Kota Semarang pun ikut ketar ketir sebab akan berpengaruh pada harga jual semangkuk mie instan.
Arif Nugroho (35) pemilik Burjo Space dan Warmindo di Kota Semarang mengaku ketar ketir viralnya harga mie instan yang bakal naik 3 kali lipat.
"Mie instan itu sudah jadi menu favorit di burjo Warmindo bahaya kalau naik harganya," katanya.
Ia pusing jika harus ikut menaikan harga jual sebab keuntungan semangkuk mie instan juga dibundling dengan menu lainnya seperti mie telor dan sayur.
Ia mengaku mie instan adalah menu utama paling banyak dipesan oleh pelangannya di burjo Warmindo miliknya.
"Sehari habis 50 porsi mie instan, itu kan juga campur enggak sebatas mie rebus atau goreng yang tanpa telur," katanya.
Baca Juga: Motif Pembunuhan Brigadir J Jadi Konsumsi Penyidik, Kabareskrim: Untuk Jaga Perasaan Semua Pihak
Apalagi, Burjo Warmindo miliknya terhitung masih baru berdiri belum genap satu tahun.
Masih butuh waktu yang cukup panjang untuk mencapai break event poin (BEP) daganganmya.
Jika kenaikan harga mie instan terjadi tentu akan mengubah harga jual yang sangat sulit .
"Pelanggan pasti juga bertanya-tahya, apalagi saya jualan di komplek kos mahasiswa," katanya yang lapaknya ada di dekat kampus Unissula Semarang.
Menurut dia, soal harga mie instan naik sebenarnya sudah terjadi sebelum viral di medsos.
Saat belanja di pasar harga per dus mie instan juga naik fluktuatif berkisar Rp 2-3 ribu per dus perharinya.
"Belanja setiap hari mie instan 2-3 dus dan itu harga sudah baik fluktuatif," katanya.
Disebutkan sekali belanja untuk satu dua mie kini harga sudah mencapai Rp 108-110 ribu per dus di pasar grosir.
Meski fluktuatif, ia menjual harga menu mie instannya tetap stabil tidak menaikan harga jual.
Untuk mie instan rebus dan goreng ia jual Rp 7 ribu, tambahan telur Rp 10 ribu, untuk minuman dari Rp 3 ribu hingga 6 ribu.
Sebelumnya, Mentan Syahrul Yasin Limpo menyebutkan bahwa penyebab harga Mie Instan naik bukan karena gandum habis.
Melainkan gandum tetap ada namun memang harganya yang melonjak cukup tinggi.
Fenomena ini bisa memicu akan terjadi pada makanan lain yang menjadikan gandum sebagai bahan dasar utamanya.
Seperti mie instan diprediksi akan naik tiga kali lipat dari harga normal seperti biasanya.
Kenaikan harga Mie Instan hanya baru sebagian kecil dari konflik Rusia-Ukraina, sebab meskipun diharapkan tidak akan terjadi.
Di sisi lain, Mendag Zulkifli Hasan memastikan kenaikan harga mi instan tidak akan naik tiga kali lipat seperti informasi yang beredar di masyarakat.
Alasannya, Mendag Zulkifli Hasan justru menilai bahwa harga gandum akan turun pada September 2022 mendatang sehingga tidak akan membuat harga mi instan naik tiga kali lipat seperti yang beredar.
Zulkifli Hasan mengatakan kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu ke Rusia membawa dampak baik terhadap ketersediaan dan pasokan gandum di Indonesia.
Berita Terkait
-
Heboh Harga Mie Instan Bakal Naik 3 Kali Lipat, Ternyata Ini Penyebabnya
-
Harga Mi Instan Tidak Naik Tiga Kali Lipat, Ini Penjelasan Zulkifli Hasan Soal Stok Gandum
-
Profil Unnes: Akreditasi, Jurusan, Lokasi Kampus, hingga Biaya Kuliah
-
Tiket Pertandingan Persib vs PSIS sudah Dijual, Hanya Tersedia 26 Ribu Tiket
-
Syarat Penerbangan Terbaru yang Wajib Anda Perhatikan
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif