/
Jum'at, 09 September 2022 | 18:44 WIB
Lokasi penemuan jenazah terbakar di kawasan Pantai Marina Semarang diduga PNS Bapenda Saksi Korupsi aset Pemkot Semarang. (Antara)

SUARA SEMARANG - Perkembangan kasus penemuan jasad yang terbakar 100 persen di Kawasan Pantai Marina Semarang sedang menunggunya hasil tes DNA.

Kondisi jenazah saat ditemukan pada Kamis (8/9/2022) dalam keadaan hangus terbakar dan tanpa kepala.

Kabar beredar jika jenazah tersebut adalah Iwan Budi, PNS Bapenda Pemkot Semarang yang hilang beberapa pekan.

Hal ini dikuatkan dari barang bukti disekitar lokasi penemuan jenazah, terdapat kendaran sepeda motor milik korban yang dibawa saat hilang.

Kendaraan sepeda motor terbaru berplat nomor polisi merah milik Pemkot Semarang sebagai kendaraan dinas di sehari-hari.

Selain itu, ditemukan juga nametag dan simbol PNS Pemkot Semarang serta laptop.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Djuhandani menduga jasad yang terbakar di kawasan Marina, Kota Semarang, merupakan korban pembunuhan.

"Ada beberapa hal yang sepintas diduga sebagai korban pembunuhan," kata Djuhandani saat olah TKP, Jumat (9/9/2022) melansir Antara.

Menurut dia, terdapat bekas yang diduga akibat penganiayaan. Selain itu, petugas juga masih mendalami kondisi korban apakah sudah meninggal dunia atau belum saat kejadian.

Baca Juga: Profil Camilla, Kini Bergelar Queen Consort of The United Kingdom

Meski demikian, kata dia, apakah jasad tersebut merupakan korban pembunuhan atau bukan masih harus menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik.

Sebelumnya, sesosok jasad yang ditemukan terbakar bersama sebuah sepeda motor di kawasan Pantai Marina, Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (8/9/2022).

Penemuan tersebut bermula dari temuan sepeda motor yang terbakar oleh salah seorang petugas penjaga lahan milik PT Family itu.

Di dekat sepeda motor yang terbakar itu ternyata ditemukan sesosok jasad yang juga hangus terbakar.

Iwan Budi Paulus yang diduga sebagai jasad yang terbakar itu merupakan PNS di Pemkot Semarang.

Iwan menghilang sehari sebelum diperiksa sebagai saksi di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng terkait dengan dugaan korupsi pengalihan aset.

Load More