SUARA SEMARANG - Tak hanya demam KPop yang melanda Indonesia. Kuliner khas negeri ginseng itu juga sudah akrab di lidah publik Tanah Air, salah satunya Tteokbokki.
Banyak beredar di supermarket Indonesia ada Tteokbokki instan atau kue beras khas Korea Selatan yang banyak ditampilkan pada drakor-drakor.
Perlu diperhatikan khusus bagi umat muslim di Indonesia untuk menjaga apakah makanan yang berasal dari luar negeri halal untuk dikonsumsi, semisal Tteokbokki instan.
Melansir dari laman halal.go.id dikutip dari Instagram @halalcorner, jika sudah ada Tteokbokki instan Korea Selatan yang berlabel halal dan bersertifikat MUI.
Meski begitu, ditemukan dalam kandungan komposisi bahan makanan pada Tteokbokki instan tersebut, tercantum mengandung etanol.
Adanya etanol lantas apakah Tteokbokki instan atau kue beras tersebut halal untuk dikonsumsi.
Sekedar diketahui, sejarah kue beras Korea Selatan, adalah makanan dengan kadar air yang tinggi dan water activity (AW) lebih dari 0,85 yang berpotensi terkontaminasi bakteri.
Sehingga kue beras dikategorikan sebagai Potentially Hazardous Foods (PHF) atau makanan yang berpotensi berbahaya jika kontrol kualitas proses tidak dilakukan oleh produsen.
Sedangkan fungsi etanol, digunakan untuk mencegah pertumbuhan mikroba. Cara penggunaan disemprotkan atau dicelupkan, setelah kue beras direbus atau dibentuk.
Baca Juga: Bikin Livy Renata Nyesek, Varrel Bramasta Lebih Pilih Natasha Wilona dan Segera Menikah Jika Saja..
Sementara etanol sudah diencerkan dengan air menjadi larutan etanol dengan kadar 0,5 persen yang digunakan sebagai bahan penolong proses untuk mengawetkan kue beras sehingga terhindar dari mikroba kontaminan.
Hukum Penggunaan Etanol
Etanol dapat digunakan bila sumbernya bukan berasal dari hasil industri fermentasi khamr atau diproduksi secara sintetik.
Fatwa MUI No.10 tahun 2018 tentang produk makanan dan minuman yang mengandung alkohol atau etanol menyebutkan bahwa hanya etanol yang berasal dari khamr yang tidak bisa digunakan untuk produk halal karena bersifat haram dan najis.
Di sisi lain, perlu juga memperhatikan komposisi lain dari bahan yang ada di dalam Tteokbokki instan atau kue beras.
Ada bahan dengan nama glycerine fatty acid ester, yang dihasilkan dari gliserol dan asam lemak alami yang dapat bersumber dari nabati atau hewani.
Bahan lainnya ada saus dalam Tteokbokki instan adalah saus gocujang, yakni cabai fermentasi dengan bahan penambahan sepeti MSG dan seasoning.
Demikian penjelasan tentang Tteokbokki instan atau kue beras khas Korea Selatan yang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Apakah halal atau tidak, silakan cermati bahan, komposisi, dan pastikan tersertifikasi halal MUI.
Berita Terkait
-
Doa Memohon Harta Halal dan Kemudahan Melunasi Utang, Ajaran Rasulullah SAW
-
RE:harvest Korea Selatan mengincar pasar daur ulang makanan Vietnam dan Indonesia
-
Benarkah Es Krim Berpotensi Haram ? Cek Titik Kritisnya
-
Kasus Covid-19 di Korea Selatan Melonjak Menjadi Lebih dari 90.000 Usai Liburan Chuseok
-
Ada Potensi Haram Dalam Jus Kemasan, Cek Titik Kritisnya
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan
-
Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan
-
Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta