/
Rabu, 21 September 2022 | 10:12 WIB
Ilustrasi turun Hujan

SUARA SEMARANG - Adanya potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di beberapa provinsi Rabu hari ini, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan masyarakat agar waspada.

Sejumlah propinsi yang diprakirakan akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dan dapat disertai kilat dan angin kencang dalam sistem peringatan cuaca dini, yaitu:

Aceh

Bangka

Belitung

Banten

Bengkulu

Jambi

Jawa Barat

Baca Juga: DPR RI Setujui Naturalisai Jordi Amat dan Sandy Walsh, Siap Bertanding FIFA Match Day Lawan Bangladesh

Jawa Timur

Kalimantan Barat

Kalimantan Selatan

Kalimantan Tengah

Kalimantan Timur

Kalimantan Utara

Lampung

Maluku

Maluku Utara

Nusa Tenggara Barat

Nusa Tenggara Timur

Papua

Papua Barat

Riau

Sulawesi Selatan

Sulawesi Tengah

Sulawesi Tenggara

Sumatra Barat

Sumatra Utara

Sumatra Selatan

Selain peringatan potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang, BMKG juga menghimbau masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir untuk waspada akan gelombang tinggi.

Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG Eko Prasetyo menjelaskan bahwa pola angin Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Tenggara-Barat Daya dengan kecepatan angin 5-20 knot. 

Sementara pola angin Indonesia bagian selatan dominan bergerak Timur-Tenggara dengan kecepatan angin 5-20 knot.

Terpantau kecepatan angin tertinggi di Laut Arafuru bagian timur, Laut Natuna utara, perairan selatan Banten-Jawa Barat, dan Samudra Hindia Selatan Banten.

Hal itu menyebabkan terjadinya peluang peningkatan gelombang setinggi 2,50-4,0 meter di sejumlah perairan berikut:

perairan Bengkulu

perairan Enggano-barat Lampung

perairan barat Kepulauan Mentawai

Samudra Hindia barat Simeulue-Lampung

Selat Sunda bagian barat dan selatan

perairan selatan Banten-Sumbawa

Selat Bali-Lombok-Alas bagian selatan

Samudra Hindia selatan Jawa-NTB.

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar selalu waspada," kata Eko Prasetyo, dilansir dari Antara.

Load More