SUARA SEMARANG - Siaran langsung big match pekan ketiga Liga Champions mempertemukan raksasa Italia Inter Milan vs penguasa La Liga Barcelona.
Inter Milan menjamu Barcelona Rabu 5 Oktober 2022 dini hari bisa disaksikan secara siaran langsung live streaming.
Tersedia link nonton live streaming siaran langsung di televisi laga Liga Champions antara Inter Milan vs Barcelona mulai kick off pukul 02.00 WIB.
Saksikan keseruan kedua tim di Grup C yang bakal siapa mengekor Bayern Munchen sebagai pemuncak klasemen sementara.
Baik Barcelona maupun Inter baru meraih 3 angka dari 2 laga Grup C UCL 2022/2023. Uniknya, kedua tim sama-sama kekalahan 2-0 dari Bayern Munchen pada laga sebelumnya.
Siaran langsung Inter lawan Barcelona diprediksi menyuguhkan adu taktik dua pelatih muda, ada Simone Inzaghi di Nerrazurri dan Xavi Hernandez di The Catalan.
Keduanya bakal memberikan permainan terbaik, guna bisa membuka peluang bisa lolos pada fase grup.
Hasil pertandingan di liga lokal bakal menjadi pelecut Inter Milan bermain maksimalkan. Inter kalah dua laga terakhir yakni dari Udinese (3-1) dan Roma (1-2) di Serie A.
Karenanya, Simone Inzaghi diprediksi tetap bertumpu pada kekuatan 3 bek sejajar dalam menggalang pertahanan lini belakang.
"Kami tahu betul, pada hari Selasa, kami akan memainkan pertandingan penting Liga Champions melawan tim yang sangat kuat. Wajar jika ada kekecewaan setelah kekalahan, ini memang tidak layak, tetapi inilah sepakbola," kata Inzaghi, dikutip dari laman resmi Inter Milan.
Trio Inter Milan Skriniar, Stefan de Vrij, dan Alessandro Bastoni biasa menjadi pilihan untuk membentengi gawang Samir Handanovic.
"Menurut saya, kami telah menampilkan performa terbaik musim ini dan kami menyerah dengan kekalahan yang berat dan menyakitkan," tambah Inzaghi.
Selama ini, Inzaghi kerap menerapkan pola tradisional dengan skema 3-5-2. Posisi tiga bek sejajar menjadi salah satu ciri khas permainan Inter semenjak ditukangi bekas pelatih Lazio itu.
Di kubu tamu, Barcelona mengandalkan Robert Lewandowski sebagai penyerang tengah.
Ia akan menjadi penyeimbang dua winger, yang bisa dipilih antara Ousmane Dembele, Ansu Fati, hingga Ferran Torres.
Berita Terkait
-
Pep Guardiola Ingin Phil Foden Bertahan di Manchester City
-
Jamu Maccabi Haifa, Juventus Terancam Minus Arkadiusz Milik
-
Link Live Streaming Champions League: Eintracht Frankfurt vs Tottenham Hotspur
-
Rangers Tandang ke Markas Liverpool, Giovanni Van Bronckhorst: Kami Datang untuk Menang
-
Link Nonton Justice League 2017 Legal Sub Indonesia
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?