SUARA SEMARANG - Novita Kurnia Putri atau Vita Brazil tewas di Texas AS saat berondongan peluru dtembakan menyasar rumah dia. Jenazah dia diminta orang tuanya dimakamkan di Semarang.
Orang tua Novita Kurnia Putri atau Vita Brazil, Nani Muldiyani (50), menginginkan anaknya agar dimakamkan di tanah kelahirannya, Kota Semarang.
Mengutip ayosemarang.com jaringan suara.com, jika pihak keluarga masih menunggu kedatangan jenazah Novita Kurnia Putri tiba di Semarang.
Untuk saat ini keluarganya masih terus menggelar pengajian dan menanti pengurusan jenazah Novita.
Sampai saat ini, Nani memaparkan kalau jenazah Novita masih diurus dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI). Nani ingin Novita dimakamkan di tanah kelahirannya saja yakni di Semarang.
"Dimakamkan di Semarang saja. Dia kan orang Semarang," katanya, Senin (10/10/2022).
Nani menjelaskan, anaknya itu menikah bersama suaminya yang merupakan warga keturunan Amerika pada 2022. Nama suaminya adalah Robert Brazil Jr dan berprofesi sebagai Angkatan Udara.
"Terakhir berkomunikasi pada 3 Oktober 2022," katanya.
Sebelumnya, diberitakan Novita Kurnia Putri atau Vita Brazil, tewas terkena ratusan peluru yang ditembakkan salah sasaran. Rumah yang dia diami di Texas diberondong tembakan orang tak dikenal.
Kabar Novita Kurnia Putri atau Vita Brazil tewas di Texas AS terjadi pada Selasa pekan lalu. Ia berusia 25 tahun, kejadian nahas pada malam harinya.
Melansir Indonesian Lantern, sebuah laman komunitas orang Indonesia di Amerika Serikat, Vita Brazil ditembak di bagian kepala akibat berondongan peluru nyasar yang menyasar ke rumah dia.
Lokasi kejadian ada di West Bexar County, San Antonio, Texas, malam itu ia tertembak beberapa kali di bagian wajahnya sekitar pukul 12.30 pagi dini hari, dan meninggal dunia di tempat kejadian
"Korban terkena tembakan beruntun dari luar rumah,’’ tutur Sheriff Javier Salazar kepada wartawan lokal KSAT.com, dikutip Indonesian Lantern.
Sementara korban wanita lainnya berusia 41 tahun yang tengah menyewa rumah tak jauh dari lokasi, dirawat di ruang darurat rumah sakit setempat.
Menurut laporan media setempat, petugas kepolisian tiba beberapa saat setelah tembakan senjata otomatis terdengar di sekitar kawasan Bexar County.
Tag
Berita Terkait
-
Polisi: Pembunuh ASN Pemkot Diduga Sosok Terlatih
-
Mengenal Profil Hendrar Prihadi Kepala LKPP 2022-2027, Pernah Viral Sebut Tidak Dukung Jokowi Dilarang Lewat Tol Trans Jawa
-
Klaim 131 Korban Tewas di Tragedi Kanjuruhan Bukan Akibat Gas Air Mata, Polri: Penyebab Kematian Kekurangan Oksigen!
-
Keberkahan dan Kebahagiaan, Apa yang Harus Dilakukan oleh Sang Anak di Perantauan? Buya Yahya: Orang Tua Tidak Membutuhkan Uang
-
Wanita Asal Semarang Tewas Ditembak di Texas Amerika Serikat, Keluarga Masih Bingung Kedatangan Jenazah
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal
-
Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi
-
Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK
-
Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19
-
Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!
-
WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru
-
Tersangka Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati Sempat Kabur, Menteri PPPA Desak Penahanan
-
3 Orang Meninggal Dunia, Kasus Pertama Hantavirus Ditemukan di Israel
-
Promo JSM Alfamart 8-10 Mei 2026: Diskon Deterjen, Skincare, hingga Popok Mulai Rp6 Ribuan
-
Antisipasi Karhutla, APP Group Kedepankan Deteksi Dini dan Kolaborasi