SUARA SEMARANG - CCTV yang merekam kejadian pembunuhan Brigadir J pernah diberitakan disambar petir hingga rusak.
Hari ini, Kamis (27/10/2022), digelar sidang perkara perintangan penyidikan dalam kasus pembunuhan Brigadir J dengan mendatangkan saksi dari anggota Dittipidsiber Polri, Aditya Cahya.
Saksi didatangkan karena yang bersangkutan yang melakukan penyelidikan terhadap barang bukti berupa CCTV di sekitar rumah dinas Ferdy Sambo di Komplek Polri Duren Tiga.
"Dari awal isu yang berkembang di masyarakat kan ada kena petir, rekamannya hilang dan sebagainya. Artinya sudah ada opini di masyarakat bahwa penanganan kasus pembunuh Brigadir J ini tidak benar, maka kami mendalami terkait kemana CCTV ini," ucap Aditya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (27/10/2022) dikutip dari PMJ News.
Dalam kesaksiannya, dia membenarkan adanya kamera CCTV di sekitar lokasi rumah dinas Ferdy Sambo yang tersambar petir.
Namun dia meyakinkan bahwa sambaran petir ke kamera tersebut tidak menggangu DVR CCTV yang berada di pos satpam.
"Siap, ternyata memang benar pak, tersambar petir itu kameranya, bukan DVR-nya," ungkap Aditya.
Aditya menambahkan, dirinya menerima flashdisk dan hardisk yang berisi rekaman CCTV dari Baiquni Wibowo pada hari penembakan Brigadir J.
"Dari hardisk eksternal kami dapatkan potongan video durasi 2 jam, dari jam 4 sore sampai 6 sore pada tanggal 8 Juli yang mengarah ke rumah Sambo, yakni saat pembunuhan terjadi," tambahnya.
Baca Juga: Meksiko Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2036
Dalam penjelasannya, Aditya menyebut rekaman CCTV tersebut memperlihatkan kedatangan Putri Candrawathi hingga diperlihatkannya Brigadir J yang masih hidup.
Aditya menambahkan dalam rekaman tersebut juga terlihat saat Ferdy Sambo tiba di rumah dinasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Agen Erling Haaland Sebut Manchester City Klub Tersulit untuk Negosiasi
-
Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik
-
Bukan Sekadar Event, Ini Cara Specteve Membuktikan Bekasi Punya Identitas Kultural
-
DJI Luncurkan Drone Murah untuk Pemula di Indonesia, Lito X1 dan Lito 1 Bisa Rekam Video 8K
-
Orang Tua Akan Kirim Petisi, Desak Sanksi Dosen UGM yang Diduga Terlibat Daycare Little Aresha
-
Karina aespa Bawa Gaun Prada di Met Gala 2026, Intip Fakta Menariknya!
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Lawan Berat NMAX Tiba: Skutik Murah Ini Punya Ground Clearance Anti Nyangkut Pas Libas Jalan Rusak
-
Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya
-
Kapan Pengumuman Seleksi Manajer Kopdes Merah Putih? Ini Jadwal dan Tahapan Jika Lolos