- Dewa United mengalahkan PSM Makassar 2-0 di Parepare berkat dua gol telat Vico dan Alex Martins di penghujung laga yang dramatis.
- PSM Makassar harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-75 setelah Victor Luiz mendapat kartu merah akibat pelanggaran keras terhadap Ricky Kambuaya.
- Hasil ini membawa Dewa United naik ke peringkat 9 klasemen sementara, sedangkan PSM Makassar masih tertahan di posisi 13 BRI Super League.
Suara.com - Dewa United berhasil membawa pulang poin penuh dari lawatannya ke markas PSM Makassar dalam lanjutan kompetisi BRI Super League 2025/2026.
Pertandingan yang digelar di Stadion BJ Habibie, Parepare, pada Sabtu (14/2/2026) tersebut berakhir dengan skor 2-0 untuk keunggulan tim tamu.
Kemenangan ini diraih secara dramatis setelah tuan rumah berjuluk Juku Eja terpaksa bermain dengan sepuluh orang di lima belas menit terakhir.
Hasil positif ini langsung mendongkrak posisi Dewa United ke peringkat sembilan klasemen sementara dengan koleksi 27 poin.
Sementara itu, PSM Makassar semakin tertahan di papan bawah, tepatnya di peringkat ke-13 dengan raihan 23 poin.
Tim tuan rumah sejatinya tampil agresif sejak peluit kick-off dibunyikan dengan melancarkan berbagai serangan berbahaya ke pertahanan lawan.
Kiper Dewa United, Sonny Stevens, harus bekerja ekstra keras menyelamatkan gawangnya dari tembakan keras Jacques Medina di menit-menit awal.
Kubu tamu sempat bersorak saat Alex Martins mencetak gol pada menit ke-18, namun wasit menganulirnya karena posisi offside.
Babak pertama berakhir dengan tontonan jual beli serangan, namun kedua tim belum mampu mengonversi peluang menjadi gol.
Baca Juga: Ultimatum The Jakmania! Diky Soemarno Minta Persija Tak Boleh Seri atau Kalah Lagi demi Gelar Juara
Petaka bagi tuan rumah datang pada menit ke-75 setelah Victor Luiz diusir keluar lapangan oleh wasit usai meninjau monitor VAR.
Bek PSM tersebut dinilai melakukan pelanggaran berat dengan menginjak pergelangan kaki Ricky Kambuaya dalam sebuah duel perebutan bola.
Memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, skuad asuhan Jan Olde Riekerink terus membombardir pertahanan tim asal Sulawesi Selatan tersebut.
Kebuntuan akhirnya pecah tepat pada menit ke-90 melalui eksekusi tendangan bebas spektakuler Vico yang gagal dijangkau kiper.
Upaya PSM Makassar untuk menyamakan kedudukan dengan bermain terbuka justru menjadi bumerang di masa krusial injury time.
Alex Martins mengunci kemenangan Tangsel Warriors menjadi 2-0 pada menit 90+4 setelah lolos dari kawalan bek lawan yang sudah kelelahan.
Kekalahan ini menjadi pukulan menyakitkan bagi skuad Juku Eja yang gagal mempersembahkan kemenangan di hadapan pendukungnya sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia