SUARA SEMARANG - Gelandang asal Kroasia Duje Javorcic tak masuk standar pemain asing bagi PSIS Semarang.
PSIS Semarang akhirnya memulangkan pemain tengah Kroasia itu usai ikut masa percobaan selama satu bulan ke Kroasia.
Sebelumnya PSIS Semarang berharap pada Duje Javorcic untuk bisa satu level dengan Jonathan Cantilllana atau Taisei Marukawa.
Namun dari pantauan PSIS Semarang, baik fisik dan skill pemian muda 22 tahun itu belum mencapai performa.
"Duje Javorcic diputuskan untuk kami pulangkan karena belum memenuhi kriteria,” kata asisten pelatih Achmad Resal, Senin (14/11/2022).
Menurut Achmad Resal selaku asisten , Duje Javorcic belum memenuhi kriteria karena kualitasnya belum di atas pemain asing PSIS yang ada.
Pemain trial asal Kroasia, Duje Javorcic dipulangkan oleh manajemen PSIS karena dianggap belum memenuhi ekspektasi dari tim pelatih.
“Mewakili tim pelatih dan berdasarkan hasil rapat antara tim pelatih, tim analisa serta manajemen," katanya.
Resal memaparkan, selama satu bulan trial bersama PSIS Semarang, Duje Javorcic masih payah dalam soal kondisi fisik.
Baca Juga: The First Responders, Bikin Deg-degan, Episode Perdana Raih Rating Tinggi
“Yang pertama soal kondisi fisik, kondisi fisik Duje sudah berusaha ditingkatkan oleh tim pelatih PSIS, namun sampai saat ini tidak menunjukkan progress dan kualitas Duje juga belum di atas pemain asing yang ada di PSIS saat ini,” lanjutnya.
Duje sendiri sudah menjalani trial bersama PSIS sejak satu bulan yang lalu dan sempat melakoni latih tanding menghadapi Persijap Jepara dua pekan silam.
Duje Javorcic pernah bermain di NK Dugopolje (klub kasta kedua Liga Kroasia) pada tahun 2022 ini.
Ia bergabung bersama klub tersebut sejak tahun 2021 dan sudah melakoni 53 laga dengan sumbangan 3 gol.
Sebelum bermain di NK Dugopolje, Duje pernah bermain untuk FC Nitra di Liga Slovakia, Amiens SC B di Prancis.
Duje Javorcic jug pernah membela klub Ibukota Italia yakni Lazio U19 pada tahun 2018/19 dengan mencatatkan 33 pertandingan dan menyumbang 4 gol.
Berita Terkait
-
Belum Memenuhi Ekspektasi dari Tim Pelatih, PSIS Semarang Pulangkan Duje Javorcic
-
Pemain PSIS Semarang Ini Prediksi Pemenang Piala Dunia Qatar 2022
-
Taisei Marukawa Ungkap Alasan Pakai Nomor Punggung 7 di PSIS Semarang
-
Serupa di Timnas Indonesia dan Tokyo Verdy, Pratama Arhan Nyaman Main di Posisi Lain
-
PSIS Semarang Ditangani 4 Legenda Tapi Belum Ada Pelatih Kepala
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Kronologi Kasus Kekerasan Seksual Calon Polwan di Jambi: Dari Penjemputan Malam hingga Tersangka
-
5 Fakta Pilu Bus Pengantar Haji Terguling di OKU Timur: Dari Pelukan Perpisahan Berubah Jadi Jeritan
-
Dorong Bisnis Berkelanjutan, BRI Terapkan Praktik ESG dalam Strategi Operasional
-
Refly Harun Sebut Kabar Berkas Roy Suryo P21 Cuma Karangan: Jaksa Belum Terima Apa Pun!
-
Isu Gaji Pensiunan PNS Dirapel dan Cair Cepat, PT Taspen Ungkap Info Terbaru
-
Ketegangan Amerika SerikatIran Memanas, Ancaman Militer Menguat Jelang Akhir Gencatan Senjata
-
BLISSOO Tegaskan Jisoo Tak Terlibat Isu Keluarga, Siap Tempuh Jalur Hukum
-
BRI: Aspek Keberlanjutan Jadi Bagian Penting untuk Pertumbuhan Bisnis yang Berkualitas
-
Gagal Beraksi untuk Kedua Kalinya, Pelaku Asusila di Way Kanan Kabur Saat Dipergoki Kakak Korban
-
Kinerja Kontrak ADHI Tumbuh 131,5 Persen Pada Kuartal I, Mayoritas Proyek Pemerintah