SUARA SEMARANG - PSIS Semarang memutuskan tidak memasukkan Duje Javorcic dalam skuad Laskar Mahesa Jenar.
Alasan, Duje Javorcic dinilai belum memenuhi ekspektasi dari tim pelatih PSIS Semarang dan kualitasnya tidak lebih baik dari para pemain asing yang ada.
Keputusan tidak lolosnya Duje Javorcic dalam seleksi PSIS Semarang diungkapkan oleh asisten pelatih Achmad Resal.
"Mewakili tim pelatih dan berdasarkan hasil rapat antara tim pelatih, tim analisa serta manajemen, Duje Javorcic putuskan kami pulangkan karena belum memenuhi kriteria,” ujar Resal pada Senin (14/11/2022).
Lebih detail Ahmad Resal menjelaskan bahwa kondisi fisik Duje Javorcic yang belum melampaui pemain asing lainnya.
"Yang pertama soal kondisi fisik, kondisi fisik Duje sudah berusaha ditingkatkan oleh tim pelatih PSIS, namun sampai saat ini tidak menunjukkan progress dan kualitas Duje juga belum di atas pemain asing yang ada di PSIS saat ini,” lanjutnya.
Duje Javorcic sendiri sudah menjalani trial bersama PSIS Semarang sejak satu bulan yang lalu dan sempat melakoni latih tanding menghadapi Persijap Jepara.
Dalam pertandingan uji coba melawan Persijap, Duje Javorcic dinilai oleh para suporter bermain praktis dengan tidak terlalu lama membawa bola.
Selain itu, Duje Javorcic juga mampu memberikan umpan-umpan kepada para pemain PSIS Semarang lainnya.
Baca Juga: Karakter Anne Ratna Mustika Menurut Zodiak, Apakah Mirip Aslinya?
Tidak lolosnya Duje Javorcic mendapatkan respons dari para pendukung PSIS Semarang.
"Tidak lolos yang menentukan siapa? Dilihat dari mana? Soalnya kemarin aku nonton ketika lawan Persijap dia tipikal pemain passing cepat dan bagus menurutku. Tapi ya sudah lah, aku cuma suporter yang berharap tim yang aku dukung bermain bagus kalau dilihat," tulis seorang netizen.
"Sentuhannya cara menguasai bola menurutku sudah bagus. Cuma fisik, kalau itu bisa dipoles pelatih fisik sih," tulis netizen lainnya dalam kolom komentar unggahan instagram PSIS Semarang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati